translation services Suatu ketika Yesus bersama murid-Nya tiba di daerah orang Gerasa, di seberang danau Galilea. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah kepada-Nya seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan. Orang itu tinggalnya di tempat itu, karena dalam diri tubuh orang itu telah kerasukan yang namanya ‘legion’ karena mereka ini banyak. Ternyata orang yang kerasukan ini tahu persis siapa itu sosok Yesus orang Nazareth itu. Orang yang kerasukan legion ini sangat ditakuti oleh banyak orang. Tetapi ketika melihat Yesus dari jauh, ia berlari mendapatkan Yesus. Bahkan ia menyembah-Nya sambil berteriak:
” Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah yang mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!
“. Kemudian Yesus bertanya:” Siapa namamu?”. Namaku Legion, karena kami banyak”. Yesus membebaskan orang ini dengan berkata:” Hai roh jahat! Keluar dari orang ini!”.

Legion itu bersedia keluar dari orang ini dengan syarat ia boleh memasuki kawanan babi yang ada di situ. Yesus mengijinkan ia keluar dan memasuki kawanan babi yang kemudian terjun ke dalam danau dan mati semua. Maka para penjaga babi itu pulang dan menceriterakan tentang peristiwa yang cukup menggemparkan itu. Banyak orang berbondong-bondong ke luar rumah dan menyaksikan peristiwa itu. Karena mereka tidak tahu sosok Yesus, mereka meminta kepada Yesus meninggalkan tempat itu dan mereka juga melihat orang yang kerasukan itu sudah berpenampilan sebagai seorang yang waras.

Ketika orang yang sudah waras itu ingin ikut Yesus, Yesus melarangnya, dan ia pulang ke kampungnya dan mengisahkan apa yang terjadi. Yesus juga meminta agar ia menceriterakan kepada orang banyak segala yang telah diperbuat Tuhan atas mu, dan menceriterakan bagaimana Ia telah mengasihi engkau”. Orang ini pun menuruti perintah Yesus, dan ia menjadi pewarta tentang segala yang diperbuat oleh Yesus atas dirinya.

Inilah ringkasan dari Injil Markus (Mrk 5:1-20) tentang bagaimana Yesus membebaskan orang yang kerasukan roh jahat, dan orang itu akhirnya menjadi pewarta tentang perbuatan Tuhan yang telah mengasihinya.

Bagaimana inspirasi Injil Markus hari ini? Ada banyak hal dapat kita tangkap dari Injil hari ini antara lain bagaimana Tuhan membebaskan orang yang kerasukan roh jahat. Tuhan berkarya dengan cara Tuhan yang luar biasa. Tuhan membebaskan siapa saja yang percaya kepada-Nya melalui penyelenggaraan Ilahi-Nya. Tidak pandang bulu, siapa akan dibebaskan dari segala masalahnya asal dia percaya akan kasih-Nya.

Dalam Injil Markus tadi, Yesus mewartakan kuasa-Nya atas roh-roh jahat. Yesus telah membebaskan orang yang kerasukan, dan roh jahat itu tahu persis siapakah sosok Yesus yang disebut-Nya sebagai Anak Allah yang maha tinggi.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga makin menyadari bahwa Yesus membebaskan kita dari segala yang jahat dan memberikan kemerdekaan untuk menentukan jalan kehidupan kita.

Oleh karena itu, marilah kita terus mengembangkan keimanan kita, agar Tuhan bekerja dalam diri kita, dan kita hidup di jalan Tuhan.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Yesus membebaskan orang yang kerasukan roh jahat’, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan