translation services Hari ini Gereja merayakan peringatan mulia arwah semua orang beriman. Tentu saja tidak hanya sekedar memperingati, tapi sungguh mendoakan mereka yang sudah meninggal, agar mereka memperoleh kerahiman dan segera memasuki Kerajaan Surga. Mungkin bagi banyak orang berpendapat bahwa kita tidak perlu mendoakan mereka yang sudah meninggal, tapi justru Gereja mempeloporinya bukan dasar. Ada dasar biblisnya yakni pada 2 Makabe 12:43-46 di mana antara lain tertulis:”… Sebab jika tidak menaruh harapan bagi orang-orang yang sudah gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati. Lagi pula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang sudah meninggal dengan saleh. Dari sebab itu, disuruhnyalah mengadakan kurban penebus untuk semua orang yang sudah mati itu supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka”

Jika hal di atas dikaitkan dengan Injil Yohanes (Yoh 6:37-40) hari ini, maka dikatakan oleh Yesus:” Semua orang yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barang siapa datang kepada-Ku tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebeb

“Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya, beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitannya pada akhir zaman”
.

Harapan Yesus yang utama antara lain adalah agar semua orang melaksanakan ‘kehendak Bapa’ yang intinya setiap orang yang percaya kepada Anak (Yesus) akan beroleh hidup kekal dan akan dibangkitkan pada akhir zaman.

Apakah sebagai pengikut Kristus kita sudah melaksanakan kehendak Bapa dengan baik? Apakah kita sudah mengenal Anak (Yesus) dengan baik? Melaksanakan kehendak Bapa dan percaya kepada Yesus memang butuh proses pendewasaan iman;. Orang yang sudah mengimani Yesus tidak serta merta hanya berdoa dan percaya kepada-Nya saja, tetapi juga mengemban tugas untuk mewartakan kabar suka cita ini kepada orang banyak.

Peringatan semua arwah yang sudah meninggal hari ini tentu saja dimaksudkan adalah penggenapan agar semua yang percaya kepada Yesus diselamatkan melalui kerahiman-Nya. Karena Yesus sendiri sudah mengatakan agar setiap orang yang diberikan Bapa kepada-Ku tidak ada yang hilang, tapi beroleh hidup kekal dan akan dibangkitkan pada akhir zaman.

Bagaimana hidup kita? Apakah kita sungguh sudah melasaksanakan kehendak Bapa? Andalah yang tahu.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘melaksanakan kehendak Bapa’, Tuhan memerbkati.-***

Tinggalkan Balasan