translation services

[su_dropcap style=”flat” size=”5″]H[/su_dropcap]ari ini bersama seluruh gereja universal, kita merayakan hari Raya semua orang kudus. Sebenarnya, selama satu tahun liturgi kita berkali-kali merayakan hari raya , pesta atau peringatan salah seorang atau beberapa orang kuus. Mengapa Gereja hari ini merayakan secara kusus semua orang kudus? Karena kita ingin mengenang buah karya penebusan Tuhan yang telah dinikmati sepenuhnya di surga oleh semua orang beriman, siapa pun, terutama juga mereka yang belum atau tidak disebut dalam penanggalan liturgi itu. bahkan kita harus berbahagia karena bisa jadi di antara mereka termasuk saudara, orangtua, leluhur, taman, sahabat, dan siapa pun orang yang kita kenal dan dekat di hati yang kita yang kini sudah mulia dan mengalami penebusan sempurna berkat belas kasih Allah melalui Yesus Kristus, Tuhan kita. Betapa sangat bahagia sebab orang-orang yang pernah mengenal kita, kini teolah memandang Allah selamanya dan menjadi pendoa yang tiada putus dan henti di hadapan Allah.

Kita mengenal tiga Gereja yakni gereja yang jaya, gereja yang menderita dan gereja yang berziarah (gereja yang berjuang). Ketiganya disatukan sebagai persekutuan para kudus, dan ketiganya merupakan kesatuan dengan Tubuh Mistik Kristus. Gereja yang jaya adalah kediaman semua orang kudus yang setiap- saat memandang wajah Allah yang penuh damai sukacita. Semenatara Gereja yang menderita adalah jiwa-jiwa yang masih terdampar di api penyucian karena harus dibersihkan dari noda dosa agar mereka mencapai kekudusan yang memasuki Kerajaan Allah. Karena tanpa kekudusan hidup, tak seorang pun bisa memasuki Kerajaan Surga. Sementara Gereja yang yang berziarah (berjuang) adalah umat beriman yang masih berjuang di dunia. Mereka ini sedang berjuang melawan goda dunia yang dapat menjatuhkan mereka dalam dosa. Demikian pula bagi mereka yang tergabung dalam gereja yang berjuang, berjuang untuk mencapai kekudusan hidup, agar nantinya setalah dipanggil Tuhan, mereka segera memasuki Kerajaan Surga dan memandang wajah Allah yang penuh dengan damai sukiacita.

Pesta ‘semua orang kudus’ yang kita rayakan hari ini adalah refleksi kita sebagai anggota Gereja yang berjuang, agar kita kita sungguh-sungguh berjuang untuk mencapai kekudusan hidup, dengan demikian, kita akan memasuki Kerajaan Surga bersama para kudus lainnya yang telah mengalami dalami sejahtera di dalam Kerajaan Surga.

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari Minggu ini sehubungan dengan pesta ‘semua orang kudus’. Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan