translation services

Hari ini Injil Lukas (Luk 10:17-24) antara lain berbicara tentang 'ucapan syukur' Yesus kepada Bapa-Nya. Ucapan syukur Yesus itu antara lain sbb:" Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Kau sembunyikan babi orang bijak dan pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Itulah yang berkenan di hati-Mu. Segala sesautu telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak berkenan menyatakannya".

Dalam kesempatan ini, Yesus memberikan tekanan ucapan syukur sebagai ungkapan terimakasih kepada Bapa-Nya. Ucapan syukur Yesus ini hendaknya menjadi teladan hidup kita dalam keseharian, di mana Tuhan sungguh berkenan atas hidup kita. Ucapan syukur kita hendaknya dimulai dari hal-hal yang kecil sampai hal-hal yang barangkali tidak menyenangkan diri kita. Ungkapan ucapan syukur mau menyatakan betapa Tuhan itu berkenan kepada kita, dan di mana kita ini sangat bergantung kepada-Nya. Kita tidak mempunyai kuasa atau kekuatan hidup ini, karena semuanya tergantung pada perkenanan hati Tuhan. Nampaknya hal ini sepele saja, tapi akan berdampak terhadap seluruh tindakan kita, di mana ucapan syukur itu selalu keluar dari mulut kita yang tulus.

Ucapan syukur menggambarkan akan kemakuasaan Tuhan, dan betapa lemahnya manusia. Tuhan itu luar biasa dengan segala kemahakuasaan-Nya, Tuhan bisa berbuat apa saja terhadap kita, namun semuanya itu tergantung perkenan hati Tuhan sendiri. Suatu contoh, seseorang menderita sakit yang mematikan dan kita telah kehabisan segalanya untuk biaya pengobatanta. Akhirnya ia memutuskan ingin mati saja, tapi semuanya tidak akan terjadi sebelum Tuhan memang menghendaki demikian. Tuhan barangkali berkehendak lain terhadap hidup orang ini. Oleh karena itu ucapan syukur itu seharusnya menjadi bagian dari hidup ini. Sebagai gambaran tentang ucapan syukur kepada Tuhan dalam Kitab Suci antara lain sbb:"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipangil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah" (Kol 3:15). Atau " Aku bersyukur kepada Dia, yang telah menguatkan aku yaitu Yesus Kristus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku" (1 Tim 1:12). Dan barangkali banyak lagi ungkapan syukur kepada Tuhan itu kita dapatkan di dalam seluruh Kitab Suci.

Mari kita terus belajar meneladani hidup Yesus dalam segala aspek kehidupan melalui ucapan syukur kepada-Nya.

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan