translation services

[su_dropcap style=”flat” size=”5″]M[/su_dropcap]elalui Injil Lukas (Luk 5:1-11) hari ini, Yesus mengajak para pengikut-Nya untuk sungguh-sungguh percaya kepada-Nya. Pesan ini terungkap dalam dialog Yesus dan Simon Petrus. Kata Yesus kepada Simon:” Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan”. Simon pun menjawab:” Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa. Tetapi, atas perintah-Mu, akan akan menebarkan jala juga”. Apa hasilnya, luar biasa, banyak ikan yang ditangkapnya sehingga Simon meminta bantuan Yohanes dan Andreas mengangkat ikan yang demikian banyaknya.

Inspirasi dari bacaan Injil Lukas hari ini antara lain tentang ‘iman akan Yesus”. Perintah Yesus kepada Simon untuk menebarkan jala ke tempat dalam’ dan dijalankan oleh Simon’ menggambarkan bahwa percaya kepada Yesus itulah kuncinya. Usaha manusia (dalam hal ini Simon Petrus) yang telah semalaman menangkap ikan, tapi hasilnya sia-sia, namun karena ia percaya akan Yesus, dan melaksanakan perintah-Nya, akhirnya ia mendapatkan buahnya yakni ikan yang sangat banyak.

Inspirasi lain dari Injil Lukas ini antara lain pula bahwa dengan menggali Kitab Suci secara mendalam, maka kita akan memahami dengan baik tentang kehendak Allah. Allah sebenarnya berharap seperti iman Simon Petrus yang percaya sepenuhnya kepada perintah Tuhan dan melaksanakannya. Maka lihatlah hasilnya. Ikan yang berlimpah. Tentu kalau kita memperdalam Kitab Suci, yang kita dapatkan tentu saja bukan ikan, tetapi rahmat Tuhan yang tercurah di dalam diri kita, sehingga kita makin mengimani dan melaksanakan kehendak Allah sendiri. Semuanya akan terjadi kalau kita sungguh mengimani akan Yesus sebagaimana gambaran antara Yesus dan Simon Petrus.

‘Tebarkan jalamu ke tempat yang dalam’, dimaksudkan untuk terus memperdalam Kitab Suci. Karena dengan jalan ini, kita makin mengerti akan maksud Allah terhadap penciptaan manusia dan seluruh isinya, sehingga kita makin memperdalam maksud dan kehendak Allah.

Bulan September sebagai bulan Kitab Suci Nasional, maka inilah waktunya untuk ‘tebarkan jalamu ke tempat yang dalam’ sehingga kita akan memperolah hal-hal yang tak mungkin bagi manusia, tapi bagi Allah, segalanya adalah mungkin. Kehendak Allah yang utama adalah percaya kepada Yesus yang telah diberi kuasa atas kehidupan ini, dan menjalankan perintah-Nya, maka kita akan terbuka dan kita akan mengerti tentang kehendak Allah. Oleh karena itu ‘tebarkan jalamu” atau dengan kata lain memperlebar dan memperdalam Kitab Suci, kita mengimani apa yang tak mungkin bagi manusia, menjadi mungkin bagi Allah. Contohnya adalah iman Simon Petrus yang percaya sepenuhnya kepada Yesus untuk menebarkan jalanya ke tempat yang dalam’.

Bagaimana Anda? Apakah sudah tebarkan jalamu ke tempat yang dalam? Andalah yang tahu. Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan