Siapakah Sosok Yesus itu?

Injil Matius (Mat 8:23-37) hari ini mengisahkan Yesus yang menghardik angin dan danau. Ketika Yesus dan para murid-Nya berada dalam perahu, sekonyong-konyong angin ribut mengamuk, sehingga mengguncang perahu itu. Para murid ketakutan, sementara Yesus tertidur. Para murid pun akhirnya membangunkan Yesus katanya:” TUhan, tolonglah, kita binasa”. Apa kata Yesus kepada

Menjadi saksi-saksi Kristus.

Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Petrus dan Paulus, yang merupakan dua saksi-saksi Kristus yang handal pada jamannya. Hari Raya Santo Petrus dan Paulus merupakan salah saru hari raya besar, di mana umat Katolik di seluruh dunia dipersatukan dalam kesaksian hidup mereka. Keduanya adalah tokoh besar, dan keduanya adalah saksi-saki

Yesus Sang Penyembuh.

Injil Markus (Mrk 5:21-43) hari Minggu ini antara lain berkisah tentang Yesus yang membangkitkan anak Yairus yang sudah mati. Apa yang dikerjakan Yesus adalah mukjizat yang luar biasa. Bagaimana seorang yang sudah mati bisa hidup kembali. Apa mungkin kalau hal ini bukan pekerjaan yang Ilahi. Tak mungkin terjadi kan!. Pekerjaan

Kuasa Yesus.

Injil Matius (Mat 8:5-17) hari ini mengisahkan tentang kuasa Yesus atas orang lumpuh, demam dan roh jahat. Ketika Yesus masuk kota Kapernaum, datanglah seorang perwira kepada Yesus dan mohon kepada-Nya untuk menyembuhkan hambanya yang kini sakit lumpuh dan menderita. Atas permohonan itu, Yesus menyanggupinya dan akan datang ke rumah perwira

Kuasa atas kusta

Injil Matius (Mat 8:1-4) hari ini mengisahkan tentang seorang kusta yang disembuhkan oleh Yesus. Ketika rombongan orang banyak datang kepada Yesus, ada pula seorang kusta yang mohon kesembuhan kepada Yesus, katanya:” Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku”. Yesus pun melakukannya dengan berkata:” Aku mau, jadilah engkau tahir”. Seketika

Melakukan kehendak Bapa.

Injil Matius (Mat 7:21-29) hari ini kita diajak untuk mendengarkan kotbah Yesus di Bukit. Kita mendengar bahwa Yesus mengatakan:”Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku ‘Tuhan, Tuhan’ akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Baka-Ku di surga. Kemudian Yesus menambahkan bahwa pada hari terakhir banyak orang akan

Tangan Tuhan menyertai dia.

Hari ini Gereja merayakan pesta kelahiran Yohanes Pembaptis. Injil Lukas (Luk 1:56-66,80) menggambarkan bagaimana ‘Tangan Tuhan’ menyertai perjalanan hidup Yohanes Pembaptis. Orang tua Yohanes yakni Zakaria dan Elisabeth adalah orang yang saleh hidupnya. Suatu saat ketika Zakaria sedang berdoa di Bait Allah datanglah seorang malaikat menghampiri dia dan mengatakan bahwa

Jangan menghakimi orang lain.

Sabda Tuhan dalam Injil Matius (Mat 7:1-5) hari ini mengajak kita untuk mawas diri. Dalam hidup kita selalu ada kecenderungan kita untuk menghakimi sesama karena kesalahan yang telah dilakukannya. Kita selalu lebih mudah melihat kesalahan orang lain dari pada kesalahan diri sendiri. Di sisi lain, kita selalu menganggap diri kita

Siapakah gerangan Yesus itu?

Injil Markus (Mrk 4:35-40) hari Minggu ini mengisahkan tentang Yesus menyuruh diam ombak yang mengancam mau menenggelamkan kapal yang ditumpangi Yesus bersama murid-Nya. Ketika itu Yesus bersama murid-Nya ingin bertolak ke seberang. Lalu tiba-tiba mengamuklah topan yang dahsyat, dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu dengan air. Waktu

Mencari Kerajaan Allah

Injil Matius (Mat 6:24-34) hari ini mengisahkan ajaran Yesus untuk mencari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Hal ini dikatakan oleh Yesus mengingat banyak orang pada jaman selalu dihantui oleh kekawatiran hidup. Kawatir akan pakaian, makan dan minum, dan segala kebutuhan lain. Yesus memberikan gambaran tentang burung dan bunga bakung. Burung di

Harta surgawi.

Injil Matius (Mat 6:19-23) hari ini mengisahkan tentang ajaran Yesus untuk antara Allah dan kesejahteraan duniawi. Dalam Injil itu Yesus mengatakan:” Janganlah kalian mengumpulkan harta di bumi; ngengat dan karat merusakkannya, dan pencuri akan membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga.Di surga ngengat dan karat tidak merusakkannya, dan pencuri

Doa yang sempurna.

Dalam Injil Matius (Mat 6:7-15) hari ini, Yesus mengajarkan kepada kita tentang bagaimana harus berdoa dan doa yang bagaimana yang disebut sebagai ‘doa yang sempurna’. Ada begitu banyak sebutan yang diberikan untuk Allah, namun tidak ada yang sangat tepat seperti yang diperkenalkan oleh Yesus. Dengan tegas dan mantap, Yesus mengajarkan

Mencari pujian dunia.

Injil Matius (Mat 6:1-6,16-18) hari ini mengisahkan tentang beberapa hal ajaran Yesus di antaranya tentang memberi (sedekah), tentang doa dan puasa. Dengan tegas Yesus menyatakan bahwa segala tindakan itu dijalankan dengan ketulusan hati, dan bukan karena ingin dilihat orang, atau mencari pujian dunia. Bagi Yesus, jika hanya untuk dilihat orang

Hidup sempurna

Injil Matius (Mat 5:43-48) hari ini mengajarkan sebuah keutamaan yang tiada taranya yakni ‘mengasihi musuh’. Keutamaan ini menjadikan manusia hidup sempurna. Sekiranya kita lulus dalam menjalankan keutamaan ini, maka upah kita adalah kerajaan surga. Keutamaan hidup sempurna tidaklah mudah dilakukan. Mengasihi musuh apalagi mendoakan merupakan pekerjaan yang mustahil bagi banyak

Hukum pembalasan.

Injil Matius (Mat 5:38-42) hari ini mengisahkan bagaimana Yesus melarang para pengikut-Nya untuk membalas kejahatan dengan kejahatan. Yesus menegaskan untuk meruntuhkan hukum pembalasan. Sering kita mendengar dari Perjanjian Lama, mata ganti mata, gigi ganti gigi, merupakan sebuah ‘hukum pembalasan’, artinya kejahatan harus dilawan dengan kejahatan. Inspirasi dari Injil Matius 5:38-42

Kejujuran perilaku.

Hari ini Gereja merayakan Pesta ‘Hati Tersuci Santa Perawan Maria’, sementara kemarin Gereja merayakan ‘Hati Yesus yang mahakudus’. Injil Matius (Mat 5:33-37) hari ini mengisahkan pengajaran Yesus tentang ‘kejujuran perilaku’. Dalam kaitan ini, Yesus mengajarkan kepada kita semua untuk berperilaku jujur. Yesus melarang orang bersumpah. Jika ‘ya’ katakan ‘ya’, dan

Hati Yesus Yang Mahakudus.

Hari ini Gereja merayakan Hati Yesus yang mahakudus. Injil Yohanes (Yoh 19:31-37) hari ini mengisahkan tentang lambung Yesus yang ditusuk dengan pedang dan keluarlah darah dan air. Apa arti semua itu? Para Bapa Gereja mengartikan bahwa darah dan air merupakan lahirnya Gereja yang berarti pula tanda Ekaristi dan pembaptisan. Peringatan

Tugas permuridan para rasul.

Injil Matius (Mat 10:7-13) hari ini memfokuskan pada ‘tugas permuridan para rasul’. Para rasul diberi tugas untuk mewartakan khabar keselamatan terbatas pada orang-orang Yahudi, tetapi setelah wafat dan kebangkitan Yesus, tugas perutusan itu menjadi lebih luas dan tidak terbatas pada masyarakat Yahudi tapi juga kepada mereka yang non Yahudi. Tugas

Peranan Yesus

Injil Matius (Mat 5:17-19) hari ini antara lain mengisahkan ajaran Yesus di atas bukit. Yesus menegaskan bahwa kehadiran-Nya bukan untuk meniadakan hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya. Penegasan Yesus itu dengan mengatakan bahwa selama bumi dan langit belum lenyap, satu yota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat,

Peranan para murid Yesus

Injil Matius (Mat 5:13-16) hari ini mengisahkan bagaimana peranan para murid Yesus. Peranan para murid Yesus digambarkan dengan garam dan cahaya (terang). Pada zaman Yesus, garam dipergunakan tidak hanya untuk menambah rasa pada makanan tetapi juga untuk mengawetkan daging atau ikan. Dengan demikian peran para murid Yesus harus juga mampu

Kerajaan Allah.

Injil Markus (Mrk 14:12-16, 22-26) hari Minggu ini antara lain berbicara tentang “Kerajaan Allah”. Kerajaan Allah menurut Santo Paulus dalam Roma 14:17 antara lain adalah bahwa Kerajaan Allah bukan soal makan dan minum, tetapi kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dalam terang Roh Kudus. Sementara itu iman kita mengatakan bahwa Kerajaan

Memberi secara total.

Injil Markus (mrl 12:38-44) hari ini mengisahkan Yesus yang mengajar orang banyak dengan memberikan sebuah perumpamaan tentang ‘memberi secara total’. Untuk itu Yesus mengisahkan tentang seorang janda miskin dan orang kaya yang memberi persembahan. Orang kaya memberi lebih banyak, sementara janda miskin juga memasukkan persembahan. Kalau orang kaya memberi persembahan

Siapakah jati diri Yesus itu?

Injil Markus (Mrk 12:35-37) mengisahkan tentang Yesus yang mengajar di Bait Allah. Ketika mengajar, Ia mengatakan:”Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus ‘ Tuhan telah bersabda kepada Tuanku:duduklah di sisi kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi, Daud sendiri

Kasih: Perintah yang paling utama

Injil Markus (Mrk 12:28b-34) hari ini mengisahkan Yesus yang dicobai oleh ahli Taurat dengan sebuah pertanyaan tentang “perintah manakah yang paling utama?”. Yesus menjawab:” Perintah yang utama ialah:’dengarlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita itu Tuhan yang esa! Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap akal budi, dan segenap

Kebangkitan orang mati.

Injil Markus (Mrk 12:18-27 ) hari ini mengisahkan tentang pertemuan Yesus dengan orang Saduki yang membahas tentang kebangkitan orang mati. Menurut orang Saduki (kelompok orang Yahudi), bahwa kebangkitan orang mati itu tidak ada. Oleh karena itu, mereka bertanya kepada Yesus, katanya:” Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita. Jika seorang