Allah menyertai umat-Nya.

Hari Minggu ini, Gereja merayakan Pesta Tritunggal Mahakudus, dan renungan bacaannya diambil dari Injil Matius 28:16-20 dengan tema:” Allah menyertai umat-Nya”. Dalam Injil Matius dikisahkan tentang Yesus dan para murid-Nya pergi ke sebuah bukit. Banyak orang menyembah-Nya, tetapi sebagian ragu-ragu. Hal ini terjadi sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati.

Kuasa Allah atau kuasa manusia.

Injil Markus (Mrk 11:27-33) hari ini mengisahkan pertanyaan imam-imam kepala, ahli Taurat dan tua-tua Yahudi kepada Yesus:” Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal ini?Dan siapakah yang memberi kuasa itu, sehingga Engkau melakukan hal-hal ini?” Atas pertanyaan mereka, Yesus tidak menjawab langsung, tapi balik bertanya kepada mereka. Pertanyaan Yesus itu adalah

Iman yang menyelamatkan.

Injil Markus hari ini (Mrk 10:46-52)menegaskan tentang ‘iman yang menyelamatkan’. Injil Markus hari ini mengisahkan tentang seorang buta yang bernama Bartimeus, anak Timeus, yang mohon kepada Yesus untuk menyembuhkan kebutaannya. Ketika Yesus berjalan bersama murid-Nya, ia berteriak:” Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”. Meskipun orang banyak menegurnya agar tidak usah berteriak-teriak,

Lebih suka melayani atau dilayani.

Inspirasi Injil Markus (Mrk 10:32-45) hari ini antara lain tentang menjadi pelayan atau penguasa. Di dunia ini banyak orang berlomba mencari kedudukan, kekuasaan, kehormatan, serta polularitas. Bahkan banyak orang merasa hebat bila selalu mendapat penghormatan serta menduduki jabatan yang hebat pula. Banyak di antara kita yang gila hormat. Hal ini

Apakah upah mengikuti Yesus.

Apakah upah mengikuti Yesus? Injil Markus (Mark 10:28-31) hari ini menjelaskan tentang ‘upah mengikuti Yesus’. Suatu saat Petrus bertanya kepada Yesus:”Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau!”. Apakah upahnya?Jawab Yesus:” Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, barangsiapa meninggalkan rumahnya, saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya, pada hari ini juga

Berbagi kasih dalam hidup.

Setelah hari Minggu kita merayakan hari raya Pentakosta, maka kita segera memasuki kalender liturgi biasa. Hari ini kita diajak untuk kembali membaca Injil Markus (Mark 10:17-27) dengan tema:” Berbagi kasih dalam hidup“. Inti dari bacaan Injil Markus hari ini adalah tentang orang kaya yang ingin hidup sempurna guna memperoleh hidup

Menjadi Saksi Kebenaran.

Hari Minggu ini merupakan Hari Raya Pentakosta. Bacaan Injil pada hari raya ini diambil dari Injil Yohanes 15:26-27; 16:12-15 dengan tema:” Menjadi saksi kebenaran “. Pada hari Pentakosta, para murid menerima curahan Roh Kudus dalam bentuk lidah-lidah api dan angin kencang. Dengan curahan Roh Kudus ini, dikenal sebagai kelahiran Gereja.

Murid yang dikasihi Tuhan

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 21:20-25 dengan tema:” Murid yang dikasihi Tuhan”. Setelah Yesus bangkit dan meminta kepada Petrus untuk menggembalakan domba-domba-Nya, Yesus juga menegaskan kepada Petrus:” Ikutlah Aku”. Dalam dialog antara Yesus dan Petrus, Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi sedang mengikuti mereka

Panggilan untuk melayani Tuhan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 21:15-19 dengan tema:” panggilan untuk melayani Tuhan”. Ketika Yesus telah bangkit dari kematian dan menampakkan diri kepada para murid-Nya, Ia berkata kepada Simon Petrus:” Simon Anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka?”. Jawab Petrus kepada-Nya:” Benar Tuhan, Engkau

Persatuan kasih yang sempurna.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Yohanes 17:20-26 dengan tema:” persatuan kasih yang sempurna”. Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga. Dalam doa-Nya Yesus antara lain berdoa begini:” …agar menjadi satu, supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku

Dunia membenci mereka.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Yohanes 17:11b-19 dengan tema:” Dunia membenci mereka”. Bacaan Injil hari ini sama dengan bacaan Injil Yohanes pada hari Minggu. Tapi Kuasa Doa mau merenungkan Firman Tuhan ini dari sisi lain yakni ‘ dunia membenci mereka. Tentang ‘dunia membenci mereka’, Yesus menegaskan karena

Doa Yesus bagi para murid-Nya.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari bacaan Injil Yohanes 17:11b-19 dengan tema:” Doa Yesus bagi para murid-Nya”. Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya, tentu saja termasuk para pengikut-Nya. Bagaimana doa Yesus itu para murid-Nya? Ada beberapa hal doa Yesus kepada murid-Nya.

Yesus datang dari Allah.

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Yohanes (Y0h 16:23b-28) dengan tema:” Yesus datang dari Allah”. Dalam amanat perpisahan-Nya dengan para murid-Nya Yesus berkata:”Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam Nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam Nama-Ku. Mintalah maka

Perjumpaan yang menggembirakan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 16:20-23a dengan tema:”Perjumpaan yang menggembirakan”. Dalam amanat perpisahan-Nya dengan para murid-Nya, Yesus berkata:” Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berduka, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Tentang hal ini Yesus memberikan perumpamaan seorang perempuan yang

Pewartaan keselamatan.

Pada hari Raya Kenaikan Yesus Tuhan hari ini, Kuasa Doa mencoba menyajikan renungan singkat yang diambil dari Injil Markus 16:15-20, yang bertemakan:” Pewartaan keselamatan”. Injil Markus mengisahkan tentang kebangkitan Kristus dan menampakkan kepada 11 murid-Nya dengan mengatakan:” Pergilah ke seluruh dunia, beritakan Injil ke segala makhluk. Siapa yang percaya dan

Roh Kudus adalah Roh Kebenaran.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Yohanes 16:12-15 dengan tema: ” Roh Kudus adalah Roh Kebenaran”. Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:” Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu tidak dapat menanggungnya. Tetapi apabila Dia datang, yaitu Roh Kebenaran; Ia tidak berkata-kata dari-Nya

Perintah Tuhan untuk saling mengasihi.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari bacaan Yohanes 15:9-17 dengan tema:” Perintah Tuhan untuk saling mengasihi”. Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berbicara dengan para murid-Nya, kata-Nya:”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikian juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di

Dunia membenci kamu.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 15:18-21 dengan tema: “Dunia membenci kamu”. Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada para murid-Nya:” Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari

Mengasihi sesama.

Renungan Kuasa Doa hari diambil dari Injil Yohanes 15:12-17 dengan tema:” Mengasihi sesama”. Dalam amanat perpisahan-Nya dengan para murid-Nya Yesus menegaskan:”Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tiada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau

Tinggallah di dalam kasih Tuhan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 15:9-11 dengan tema:” Tinggallah dalam kasih Tuhan”. Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus menegaskan:” Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti

Damai sejahtera Kristus.

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini bersumber pada Injil Yohanes (Yoh 14:27-31a), dengan tema:” Damai sejahtera Kristus”. Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada para murid-Nya:” Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu! Kamu

Kasih yang sejati.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 14:21-26, dengan tema:” Kasih yang sejati”. Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya:” Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barang siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan

Menjadi ranting yang berbuah banyak.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diangkat dari Injil Yohanes 15:1-8 dengan tema:” Menjadi ranting yang berbuah banyak”. Injil Yohanes hari Minggu ini menggambarkan tentang perumpamaan “pokok anggur yang benar”. Dikatakan bahwa Yesus adalah pokoknya, Bapa-Nya di surga adalah pengusaha-Nya dan kita ini adalah ranting-rantingnya. Pohon dan ranting harus menjadi

Mengenal Yesus lebih dalam

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 14:7-14, dengan tema “Mengenal Yesus lebih dalam”. Injil Yohanes hari ini menegaskan kembali tentang siapa Dia dalam amanat perpisahan-Nya dengan para murid-Nya. Yesus menegaskan kembali kepada para murid-Nya agar mereka percaya kepada-Nya. Yesus hari ini menjawab keraguan Filipus tentang diri-Nya, walau

Jalan kebenaran dan hidup.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Yohanes 14:1-6 dengan tema:” Jalan kebenaran dan hidup”. Injil Yohanes hari ini menegaskan sekali bahwa Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup. Ungkapan itu seringkali kita dengar dan didaraskan dalam perayaan Ekaristi:” Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami”. Sebagai orang beriman,