translation services

Renungan Kuasa Do hari ini diambil dari Injil Yohanes (Yoh 13:16-30) dengan tema:” Menerima perutusan Yesus”. Injil Yohanes hari ini kembali menegaskan tentang tugas perutusan Yesus. Dalam perjamuan malam terakhir Yesus berkata:” Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya; atau seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu jika kamu melakukannya”. Kemudian Yesus juga berkata:”Aku tahu, siapa yang telah Kupilih…Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku”.

Inspirasi dari Injil Yohanes ini antara lain bahwa tugas perutusan Yesus adalah mewartakan kabar keselamatan bagi manusia. Karena tugas perutusan Yesus hanya berjalan singkat, maka Yesus telah memilih dan mengutus para rasul-Nya untuk meneruskan tugas perutusan-Nya. Kemudian tugas perutusan para rasul itu diteruskan kepada Gereja-Nya yang satu, kudus, katolik dan apostolik.

Berkaitan dengan tema:” Menerima perutusan Yesus”, maka perutusan yang telah kita terima juga harus diwartakan kepada sesama. Tugas perutusan Yesus harus kita sampaikan kepada semua orang melalui perbuatan baik kita. Dengan menerima tugas perutusan Yesus, maka itu juga berarti bahwa kita percaya kepada Dia (Allah Bapa) yang telah mengutus-Nya. Tugas perutusan Yesus itu terus diserukan oleh Gereja dalam ritus penutup sewaktu kita menerima berkat perutusan dalam perayaan Ekaristi, dengan mengatakan:” Pergilah kamu diutus untuk mewartakan kebaikan Tuhan”. Dan semua sepakat untuk menjawab “amin” yang artinya kita”setuju” untuk melaksanakannya.

Oleh karena itu, tugas perutusan Yesus tidak semata menjadi tugas para gembala seperti pastor (imam) atau biarawan/biarawati lainnya, tetapi menjadi tugas seluruh umat beriman. Apakah sebagai anggota umat beriman, kita sudah melaksanakan tugas perutusan Yesus itu? Andalah yang tahu.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan