translation services

Inspirasi Injil Lukas (Luk 24:35-48) hari Minggu ini antara lain “Menjadi saksi Kristus”. “Kamu adalah saksi akan semuanya ini”, demikian pesan Yesus kepada murid-Nya (Luk 24:35). Untuk itu mereka dipersiapkan lewat penampakan-penampakan Yesus sesudah kebangkitan. Mengapa perlu dipersiapkan? Para murid ternyata tidak mudah percaya. Untuk itu pula Yesus memperlihatkan luka-luka-Nya kepada mereka, di samping makan ikan goreng dan memakannya di hadapan mereka, yang sering menjadi kebiasaannya, baru mereka percaya.

Jangan lupa bahwa kita juga dijadikan saksi kebangkitan Kristus di dunia ini. Menjadi saksi Kristus berarti berani menyatakan bahwa Yesus adalah orang Nazaret yang menderita sengsara, wafat, namun bangkit di antara orang mati. Ia telah berjanji akan menyelamatkan mereka yang percaya kepada-Nya. Selain diselamatkan, kita juga terus dibangkitkan oleh-Nya. Menjadi saksi Kristus berarti hidup kita harus menandakan hidup dalam kebangkitan, hidup dalam harapan, hidup dalam kasih.

Ada yang mengatakan bahwa kata “saksi” terdiri atas 5 huruf yang terdiri dari kata “s” (selalu), “a” (aku), “k” (kabarkan), “s”(sukacita), “i” (Injil). Dengan kata lain menjadi saksi Kristus artinya “selalu aku kabarkan sukacita Injil” tentang Yesus yang bangkit, dan hidup kembali di antara kita.

Dalam setiap penampakan-Nya kepada para murid-Nya Yesus selalu menyampaikan ” damai sejahtera bagi kamu”, artinya selain kabar sukacita Injil yang kita sampaikan, tetapi juga salam perdamaian. Selain menjadi kebangkitan Kristus, kita juga harus selalu menjadi pembawa damai. Kita menyaksikan sendiri saat ini, banyak negara yang dilanda konflik, sulit mencari kedamaian.

Oleh karena itu sebagai pengikut Kristus kita harus berani membawa panji-panji kedamaian bagi semua orang, karena itu berarti kita telah menjadi saksi Kristus yang bangkit.

Apakah kita berani menjadi saksi Kristus yang bangkit dan membawa damai kepada setiap orang yang kita jumpai? Andalah yang tahu? Salam damai.

Demikianlah renungan Kuasa Doa hari Minggu ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan