translation services

Injil Yohanes 6:1-15 hari ini mengisahkan tentang perbuatan Yesus yang membuat mukjizat 5 roti dan 2 ikan yang diberikan kepada sekitar 5000 laki-laki. Yang perempuan ke mana? Atau apakah tidak ada anak-anak? Mukjizat 5 roti dan 2 ikan ini menggambarkan gerakan sejarah perayaan Ekaristi. Ekaristi berasal dari bahasa Yunani “eucharisteo” yang artinya ‘ucapan syukur”. Mukjizat 5 roti dan 2 ikan ini merupakan model perayaan Ekaristi di mana para imam mengucapkan berkat dan memecah-mecahkan roti. Dengan Ekaristi ini, Yesus telah memberikan roti hidup bagi banyak orang agar mereka selamat.

Berbicara tentang mukjizat, dalam karya-Nya Yesus banyak sekali membuat mukjizat. Ia tidak hanya menggandakan 5 roti dan 2 ikan, tapi juga menyembuhkan penyakit-penyakit, mengusir roh – roh jahat dan bahkan membangkitkan orang mati. Apa yang diperbuat Yesus bukan untuk dipuji oleh banyak orang, tetapi agar orang membuka mata dan membuka telinga apa yang dikerjakan oleh Yesus adalah karya Allah sendiri. Yesus sendiri tidak menyebut dirinya ‘nabi’, atau ‘Allah”, namun apa yang dikerjakan Yesus adalah perbuatan-perbuatan Ilahi. Di samping, ajaran Yesus tentang ‘kasih’, seharusnya itu juga dilihat dari pekerjaan Ilahi, bukan semata-mata perbuatan manusia. Ajaran tentang ‘mengampuni’ adalah ajaran tentang perbuatan Ilahi, karena pada dasarnya manusia sulit untuk mengampuni sesama.

Mukjizat 5 roti dan 2 ikan merupakan ajakan Tuhan, agar kita sering berkumpul, makan bersama, serta mengucap syukur atas anugerah Tuhan dalam hidup ini.

Dalam Kisah Para Rasul yang merupakan bacaan hari ini juga mengisahkan apakah pekerjaan yang dilakukan para rasul itu pekerjaan manusia atau berasal dari Allah. Adalah seorang Yahudi yang bernama Gamaliel bagaimana ia menasehatkan mahkamah agama Yahudi untuk melepaskan para rasul yang ditahannya karena mengajar dalam Nama Yesus. Para pemuka Yahudi makin takut karena pengikut para rasul makan banyak, dan mereka percaya kepada ajaran para rasul dalam Nama Yesus. Apa yang disampaikan oleh Gamaliel itu terbukti bahwa apa yang dikerjakan para rasul khususnya Ekaristi tetap hidup hingga hari ini. Maka hal ini berarti bahwa ajaran para rasul juga merupakan ajaran Yesus sendiri, yang kemudian diteruskan oleh Gereja. Mukjizat 5 roti dan 2 ikan ini tetap hidup hingga hari ini dalam bentuk perjamuan Ekaristi. Ini juga merupakan mukjizat bagi orang beriman.

Inilah sedikit gambaran refleksi Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan