Menerima perutusan Yesus

Renungan Kuasa Do hari ini diambil dari Injil Yohanes (Yoh 13:16-30) dengan tema:” Menerima perutusan Yesus”. Injil Yohanes hari ini kembali menegaskan tentang tugas perutusan Yesus. Dalam perjamuan malam terakhir Yesus berkata:” Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya; atau seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau

Terang itu telah datang.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 12:44-50 dengan tema:” Terang itu telah datang”. Bacaan Yohanes ini telah mengisahkan Yesus yang berbicara dengan orang Farisi yang percaya kepada-Nya. Untuk itu Yesus menegaskan:” Barang siapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia yang telah mengutus Aku; da

Pintu keselamatan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil bacaan Injil Yohanes 10:1-10 dengan thema:” Pintu keselamatan”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan Yesus yang berbicara dengan orang-orang Farisi. Melalui Injil Yohanes ini ditekankan bagaimana orang akan selamat. Barangsiapa ingin selamat, ia akan masuk pintu keselamatan. Dan pintu keselamatan itu adalah melalui Yesus. Yesus

Menjadi pelayanan umat.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini (walau terlambat karena tugas) diambil dari Injil Yohanes 10:11-18 dengan tema:” Menjadi pelayanan umat”. Yohanes telah mengisahkan Yesus sebagai gembala yang baik. Gembala yang baik selalu beserta kawanan-Nya dan menjaga_nya dengan baik. Ia pun rela berkurban demi keselamatan domba-domba-Nya. Jika kita menghayati Injil Yohanes

Santapan Rohani.

Injil Yohanes (Yoh 6:52-59) antara lain mengisahkan Yesus yang mengajar di Kapernamum. Inti dari ajaran-Nya adalah tentang “makan daging dan minum darah Yesus” sebagai suatu pemahaman sakramental tentang Ekaristi. Kalau membaca perikopa Injil Yohanes hari ini, pasti akan tercengang mendengarkan ajaran Yesus. Kata Yesus:” Jikalau kamu tidak makan daging Anak

Roti Hidup.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 6:30-35 dengan tema:” Roti hidup”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan perjalanan Yesus di Kapernaum. Di tempat ini orang berkumpul dan mendengarkan ajaran Yesus. Mereka bertanya kepada-Nya:” Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya kami dapat melihatnya dan percaya kepada-Mu?”. Ketika mereka berbicara

Mencari Makanan Rohani

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 6:22-29 dengan tema:”Mencari makanan rohani”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan bagaimana banyak orang mencari Yesus. Namun sedikit kekecewaan mereka, karena mereka tidak menemukan Yesus. Akhirnya dalam pencahariannya, mereka menemukan Yesus juga di daerah Kapernaum. Lalu mereka bertanya:” Rabi, bilamana Engkau tiba

Menjadi Saksi Kristus

Inspirasi Injil Lukas (Luk 24:35-48) hari Minggu ini antara lain “Menjadi saksi Kristus”. “Kamu adalah saksi akan semuanya ini”, demikian pesan Yesus kepada murid-Nya (Luk 24:35). Untuk itu mereka dipersiapkan lewat penampakan-penampakan Yesus sesudah kebangkitan. Mengapa perlu dipersiapkan? Para murid ternyata tidak mudah percaya. Untuk itu pula Yesus memperlihatkan luka-luka-Nya

Jangan takut.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes (Yoh 6:16-21) dengan tema:” Jangan takut”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan tentang para murid Yesus yang ingin menyeberang ke Kapernaum karena hari sudah gelap. Karena hari sudah gelap Yesus belum juga datang bersama mereka, sementara itu laut bergelora karena angin kencang.

Mukjizat 5 roti dan 2 ikan.

Injil Yohanes 6:1-15 hari ini mengisahkan tentang perbuatan Yesus yang membuat mukjizat 5 roti dan 2 ikan yang diberikan kepada sekitar 5000 laki-laki. Yang perempuan ke mana? Atau apakah tidak ada anak-anak? Mukjizat 5 roti dan 2 ikan ini menggambarkan gerakan sejarah perayaan Ekaristi. Ekaristi berasal dari bahasa Yunani “eucharisteo”

Kesaksian Yohanes tentang Yesus.

Renungan Kuasa Doa hari ini bertemakan:” Kesaksian Yohanes tentang Yesus”, yang diangkat dari Injil Yohanes 3:31-36. Dalam Injil itu dikisahkan bagaimana Yohanes Pembaptis yang bersaksi tentang Yesus. Salah satu kesaksian Yohanes antara lain:” Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan

Anak Manusia harus ditinggikan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Yohanes 3:7-15 dengan tema:” Anak Manusia harus ditinggikan”. Injil Yohanes hari ini masih berkisah tentang dialog antara Yesus dan Nikodemus. Dalam dialog itu terungkap bahwa Nikodemus tidak mampu menangkap apa yang disampaikan oleh Yesus. Nikodemus adalah seorang pemimpin agama Yahudi yang terpandang, seorang

Lahir kembali.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Yohanes 3:1-8 dengan judul:”Lahir kembali”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan Nikodemus seorang pemimpin agama Yahudi. Malam-malam ia datang kepada Yesus dan bertanya jawab, katanya:” Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun dapat mengadakan

Damai sejahtera bagi kamu

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diangkat dari Injil Yohanes 20:19-31 dengan tema:” Damai sejahtera bagi kamu”. Dalam Injil Yohanes hari Minggu ini dikisahkan bagaimana Yesus setelah kebangkitan-Nya menampakkan diri kepada murid-Nya di suatu tempat tertutup, karena mereka takut dengan orang-orang Yahudi. Ketika Yesus bertemu dengan para murid-Nya, maka salam

Hati yang degil.

Setelah Yesus bangkit di antara orang mati, Ia menampakkan diri-Nya mula-mula kepada Maria Magdalena. Wanita ini yang telah dibebaskan dari 7 roh jahat (setan). Kemudian Maria memberitakan hal ini kepada para murid-Nya, namun mereka tidak percaya. Ketika Yesus menampakkan kepada dua murid lainnya, mereka juga tidak percaya. Akhirnya Yesus menampakkan

Campur tangan Tuhan.

Kuasa Doa hari ini menyajikan renungan yang bertemakan:” Campur tangan Tuhan”, yang merupakan inspirasi dari bacaan Injil Yohanes 21:1-14. Dalam Injil ini antara lain dikisahkan tentang penampakan Yesus yang ketiga kalinya setelah kebangkitan-NyA di antara orang mati. Penampakan Yesus ini terjadi di tepi danau Tiberias, di mana para murid sering

Yesus membuka pikiran para murid-Nya.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Lukas 14:35-48 dengan tema:” Yesus membuka pikiran para murid-Nya?”. Injil Lukas hari ini masih mengisahkan bagaimana Yesus menampakkan Diri-Nya setelah kebangkitan-Nya. Kebangkitan Yesus menjadi suatu fenomena yang tidak lazim pada zaman itu. Oleh karena itu para murid-Nya diselimuti antara perasaan galau dan

Kebutaan rohani.

Injil Lukas (Luk 24:13-35) hari ini mengisahkan suatu perjalanan dua murid Yesus ke kampung Emaus, yang letaknya sekitar 7 mil dari kota Yerusalem. Dalam perjalanan itu mereka bertemu dengan Yesus yang dianggapnya sebagai orang asing. Mata mereka tertutup, sehingga mereka tidak mengenali Guru dan Tuhannya. Mata yang tertutup itu identik

Aku telah melihat Tuhan.

Refleksi Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 20:11-18, dengan tema:” Aku telah melihat Tuhan”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan tentang pengalaman Maria Magdalena yang pergi ke makam Yesus, dan melihat kubur yang telah kosong. Hati Maria sangat gundah, karena makam tempat Yesus dibaringkan kosong, sehingga ia berpikir negatif,

Saksi kebangkitan Kristus.

“Selamat Paskah” kepada seluruh pembaca Kuasa Doa di mana pun berada. Mari tetap bersemangat menyongsong hari esok yang lebih baik. Puji Tuhan, Alleluya, karena Kristus telah bangkit sebagaimana diwartakan oleh para murid sabagai saksi-saksi kebangkitan Kristus. Kisah Injil Matius (Mat 28:8-15) hari ini mengisahkan tentang kebangkitan Kristus dari makam-Nya. Para

Yesus sebagai saksi kebenaran.

Hari ini Gereja merayakan hari Jumat Agung, sebagai puncak karya keselamatan Yesus terhadap umat manusia. Di kayu salib hina itu, Ia menjadi bahan tertawaan bagi banyak orang. Ia dihina, diolok-olok, dicaci maki.Seperti diketahui bahwa Hukuman mati di salib adalah hukuman yang paling keji yang biasanya diperuntukkan bagi mereka yang betul-betul

Last supper.

Hari ini Gereja Universal merayakan Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama murid-Nya yang dikenal sebagai “Last supper”. Kamis Putih yang kita rayakan hari ini merupakan kenangan akan Yesus bersama murid-Nya, sebelum Yesus menderita dan wafat di kayu salib. Saat itulah Ia melakukan yang istimewa yakni membasuh kaki para murid-Nya. Pekerjaan ini

Matinya nurani.

Sehari sebelum Perjamuan Malam Paskah, Yesus memang sudah tahu bahwa saatnya sudah dekat. Ia masih sempat berbicara banyak dengan para murid-Nya tentang bagaimana salah seorang di antara murid-Nya akan mengkianati-Nya. Injil Matius (Mat 26:14-25) hari ini mengisahkan bagaimana Yesus mempersiapkan perayaan Paskah bersama para murid-Nya dan bagaimana Yesus berbicara dengan