Pengurapan minyak atas Yesus.

Hari ini (Senin) dalam Pekan Suci. Suasana bacaan-bacaan Injil sangat terasa menuju pada penderitaan Yesus. Pengurapan minyak atas Yesus oleh Maria saudara Marta melambangkan hari pemakaman-Nya. Sebuah ungkapan penghormatan kepada Tuhan yang menyelamatkan. Jikalau Maria, Marta dan Lazarus adalah orang-orang baik yang berada di sekitar Yesus, namun di luar sana,

Makna Minggu Palma.

Hari ini, kita merayakan hari Minggu Palma. Menurut kebiasaan liturgis, pada hari ini disiapkan daun palma untuk diberkati dan digunakan oleh umat dalam perarakan menuju gereja untuk merayakan Ekaristi. Daun palma yang dipegang umat itu dapat dilambai-lambaikan sambil menyanyikan lagu-lagu yang mengenangkan sorak-sorai khalayak ramai menyambut kedatangan Yesus di atas

Nubuat Kayafas.

Injil Yohanes (Yoh 11:45-56) hari ini mengisahkan bagaimana orang-orang Yahudi yang terdiri atas orang Farisi dan ahli Taurat makin cemas dengan hadirnya Yesus. Untuk itu orang Farisi dan ahli Taurat memanggil Mahkamah Agama bagaimana menghadapi Yesus. Mereka berkata:” Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mukjizat. Apabila

Kedegilan hati.

Injil Yohanes (Yoh 10:31-42) hari mengisahkan bagaimana perseteruan Yesus dan orang Yahudi makin memuncak. Kemarahan orang Yahudi sudah tak terbendung dan ingin melempari Yesus dengan batu. Dalam dialog antara Yesus dan orang Yahudi, dikatakan oleh Yesus sbb:”Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah kamu percaya kepada-Ku. Tetapi jikalau Aku melakukannya

Sebelum Abraham jadi, Aku ada

Injil Yohanes (Yoh 8:51-59) hari ini mengisahkan tentang kesaksian Yesus baik tentang diri-Nya, Bapa-Nya dan juga tentang Abraham. Tentang Abraham, Yesus mengatakan bahwa :”Sebelum Abraham jadi, Aku ada”. Mengenai hal yang terakhir ini, orang Yahudi marah besar kepada Yesus. Kemarahan yang begitu meluap-luap menjadi mereka mengambil batu untuk melempari Dia:

Campur tangan Allah.

Hari ini Gereja merayakan pesta Hari Raya Kabar Sukacita “Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel. Injil Lukas (Luk 1:26-38) mengisahkan bagaimana malaikat Gabriel yang diutus oleh Allah ke sebuah kota di Galilea yang bernama Nazaret kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang laki-laki bernama Yusuf dari keluarga Daud. Nama perawan

Aku akan menarik semua orang.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari bacaan Yohanes 12:20-33, dengan tema:” Aku akan menarik semua orang”. Injil Yohanes ini mengisahkan banyak hal, tapi intinya adalah ketaatan Yesus kepada Bapa-Nya dan ketaatan-Nya sampai mati di kayu salib. Dalam kesempatan ini Yesus juga menegaskan bahwa sekarang berlangsung penghakiman atas dunia

Ia ini Mesias.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Yohanes 7:40-53 dengan tema:” Ia ini Mesias”. Bagaimana kisahnya? Ketika Yesus mengajar di Betlehem, banyak orang berkata:” Dia ini benar-benar nabi yang akan datang”. Sementara yang lain mengatakan:” Ia ini Mesias”. Yang lain lagi berkata:” Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea! Karena

Saatnya belum tiba.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Yohanes 7:1-2,10,25-30 dengan tema:”Saatnya belum tiba”. Dalam Injil Yohanes ini dikisahkan Yesus yang terus mengajar orang banyak, walau orang-orang Yahudi terus berusaha menangkap-Nya, tetapi mereka selalu gagal. Dikatakan “Saatnya belum tiba” dan Yesus masih dengan leluasa mengajar di mana Ia mau

Pesta Santo Yusuf suami Maria.

Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Yusuf suami Maria. Menurut Injil Matius (Mat 1:16, 18-21,24a), dalam silsilah Yesus Kristus, Yakub memperanakkan Yusuf, suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Yusuf adalah seorang yang sungguh-sungguh beriman dan taat kepada kehendak Allah. Ia mengesampingkan keinginan sendiri berhadapan dengan kehendak Allah. Ketika

Pergilah, anakmu hidup.

Renungan (refleksi) Kuasa Doa hari diambil dari Injil Yohanes 4:43-54 dengan tema:” Pergilah, anakmu hidup”. Injil Yohanes hari ini mengisahkan tentang mukjizat Yesus yang menyembuhkan anak pegawai istana yang hampir mati. Kedatangan Yesus di Kapernaum di Galilea disambut sukacita oleh banyak orang. Karena hal ini mengingatkan mereka sewaktu pesta pernikahan

Pengampunan yang tak terbatas.

Kuasa Doa hari ini ingin menyampaikan renungan yang diangkat dari Injil Matius 18:21-35 dengan tema:”Pengampunan yang tanpa batas”. Injil Matius hari ini mengisahkan betapa Allah itu sangat baik, sebagaimana perumpamaan berikut ini. Ketika Petrus bertanya kepada Yesus berapa kalikah kita harus mengampuni orang lain? Yesus menegaskan bahwa kita harus mengampuni

Pemilik dan penggarap kebun anggur.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Matius 21:33-43, 45-46 dengan judul:”pemilik dan penggarap kebun anggur”. Injil Matius hari ini mengisahkan tentang Yesus yang berbicara dengan imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. Dalam dialog itu, Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang tanah yang membuka kebun anggur yang diperlengkapi dengan pagar

Kehidupan baru setelah kematian.

Inspirasi Injil Lukas (Luk 16:19-31) hari ini mengisahkan tentang kehidupan baru setelah kematian antara seorang kaya dan seorang miskin yang bernama Lazarus. Orang kaya ini selama hidupnya di dunia penuh dengan pesta pora dalam kemewahan. Sementara orang miskin yang bernama Lazarus hidupnya sangat menderita. Untuk mempertahankan hidupnya, ia makan remah-remah

Aku datang bukan untuk dilayani, tetapi melayani.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari Injil Matius (Mat 20:17-28) dengan judul:” Aku datang untuk dilayani, tetapi untuk melayani”. Injil Matius hari ini  mengisahkan  tentang  Yesus  yang memanggil para murid-Nya untuk menceriterakan  tentang Diri-Nya  akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi  hukuman mati.  Mereka akan

Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan.

Injil Matius (Mat 23:1-12) hari ini memberikan perspektif bagaimana musuh-musuh Yesus makin kehilangan pikiran yang waras. Oleh karena itu Yesus dengan terang-terang melawan mereka. Memang bukan perlawanan fisik, tetapi memberikan argumentasi-argumentasi terhadap mereka. Sabda Yesus:” Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukannya”, menggambarkan betapa hidup mereka penuh dengan kemunafikan. Mereka selalu mengharapkan

Hendaklah kamu murah hati!!!

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Lukas 6:36-38 dengan tema:” Hendaklah kamu murah hati” Injil Lukas sesuai kalender liturgi Gereja hari ini mengisahkan Yesus yang mengajar para murid-Nya. Dalam ajaran-Nya Yesus mengatakan:” Hendaklah kamu murah hati, sebagaimana Bapamu adalah murah hati”. Kemudian Yesus menegaskan untuk tidak menghakimi, supaya

Makna Transfigurasi!!!

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diangkat dari Injil Markus 9:2-10 dengan tema:” Makna Transfigurasi”. Apakah makna Transfigurasi itu? Berikut ini kisahnya! Sesudah Yesus berbicara dengan para murid-Nya tentang bagaimana Ia harus menderita, Ia membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus naik ke sebuah gunung yang tinggi. Ketika mereka sampai di puncak