Hidup penuh hikmat dan kasih

Dua hari menjelang Tahun Baru 2015, renungan Kuasa Doa mengambil bacaan 1 Yohanes 2:12-17 dengan thema:” Hidup penuh hikmat dan kasih”. Tentu kita ingin tahu maksudnya apa ini? Hari ini Injil Lukas masih berbicara tentang Kanak-Kanak Yesus yang dipersembahkan di dalam Bait Allah di Yerusalem. Adalah seorang nabi perempuan bernama Hana, yang hidupnya penuh dengan doa dan matiraga di Bait Allah. Hidupnya tidak pernah meninggalkan Bait Allah, siang malam beribadah dengan puasa dan berdoa. Nabi Hana berani hidup tersembunyi, jauh dari segala keberadaan dunia. Upaya Hana tidak sia-sia, karena ia akhirnya berjumpa dengan Mesias yakni Kanak-Kanak Yesus yang dipersembahkan oleh kedua orang tuanya yakni Maria dan Yusuf.

Kalau diperhatikan dengan baik, Yesus pun mengalami hidup dalam persembunyian hampir selama 30 tahun, sebelum Ia harus muncul di permukaan umum untuk mewartakan khabar gembira yakni khabar keselamatan untuk manusia. Dalam kehidupan tersembunyi itulah Yesus ‘bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

“Hidup penuh hikmat dan kasih’ yang menjadi thema Kuasa Doa hari ini adalah berkaitan dengan hidup tersembunyi. Dalam hidup tersembunyi itu, itulah hakikinya hidup rohani yang diwarnai dengan ketenangan, keheningan, jauh dari hidup yang hingar bingar dunia, serta jauh dari hidup penuh dengan kemabukan. Mereka jauh dari keinginan mata dan keangkuhan hidup, dan hal-hal seperti ini bukan kehendak Allah (Bapa). Kemabukan, hidup mewah, atau hal-hal yang bersifat dunia bukanlah kehendak Bapa. Dan orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Pada dasarnya kehendak Allah Bapa adalah agar setiap orang yang berkehendak baik percaya bahwa Yesus Kristus adalah Yang Kudus dari Allah, dan apabila kita percaya kepada-Nya dan melaksanakan ajaran-Nya. Dan siapa saja yang percaya dan melaksanakan perintah-Nya akan memasuki Kerajaan Allah. Memang untuk sampai pada-Nya dibutuhkan suatu permenungan yang dalam.

Menjelang akhir tahun 2014, marilah kita merenungkan seluruh perjalanan hidup kita agar di dalam menempuh perjalan hidup di tahun yang akan datang (2015), agar kita hidup makin bijak. Karena tujuan akhir hidup manusia adalah bertemu dengan Sang Pencipta, yang berkuasa atas hidup dan mati kita. Dan kita mengimani bahwa Yesus Kristus sebagai ‘Alpha dan Omega”, adalah Allah yang hidup di tengah umat-Nya (Why 1:8). Dan Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, dan yang tersulung di antara segala ciptaan ( Kol 1:15).

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan