Kehendak Bapa: semua orang selamat.

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Matius 18:12-14 dengan thema:” Kehendak Bapa:semua orang selamat”. Thema ini merupakan inspirasi dari bacaan Injil Matius hari ini yang mengisahkan perumpamaan tentang seekor anak domba yang tersesat. Kisahnya sebagai berikut: Pada suatu hari Yesus berkata kepada para murid-Nya dengan bertanya:”Bagaimana pendapatmu?Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang 99 ekor di pegunungan, lalu pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu, sungguh, jika ia berhasil menemukannya, lebih besarlah kegembiraannya atas seekor itu dari pada atas yang 99 ekor yang tidak sesat. Demikian pula Bapamu yang di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang”.

Inspirasi bathin dari bacaan Injil Matius hari ini betapa Allah Bapa kita yang di surga tidak menghendaki seorang pun di antara kita hilang atau sesat. Allah yang sangat mengasihi kita mengutus Putera-Nya untuk mencari dan menemukan ia yang hilang sehingga kita tetap menjadi milik-Nya.

Dalam masa adven II, sadar atau tidak bahwa dosa telah merusak hubungan kita dengan Allah. Martabat kita sebagai anak Allah telah hancur. Oleh karena itu, Allah telah mengutus Putera-Nya untuk mendamaikan Allah dengan ciptaan-Nya yang paling dikasihi. Masa adven adalah masa penantian untuk menyambut kehadiran Mesias utusan Allah yakni Yesus Krisuts yang akan kita rayakan pada pesta rohani Natal nanti. Yang akan kita songsong adalah Yang kudus dari Allah sebagai Juru Selamat manusia. Oleh karena itu, penyambutan kehadiran Yang kudus dari Allah harus dipersiapkan dengan hati yang bersih. Penyambutannya bukan dengan pesta pora atau kemabukan, tetapi dengan hati yang bersih, tulus, dan rendah hati. Natal adalah pesta rohani untuk penyambutan kedatangan Imanuel (Tuhan beserta kita).

Masa adven sebagai masa penantian hendaknya kita manfaatkan sebagai sarana mempersiapkan diri menyambut kedatangan Mesias-Yang Kudus dari Allah. Nabi Yesaya hari ini juga mengajak kita semua untuk mempersiapakn jalan bagi Tuhan yang sedang melawat umat-Nya. Hendaknya kita pun semakin berusaha bergerak mendekati Tuhan yang sedang mendatangi kita jalan pertobatan. Dengan pertobatan berarti kita membuka hati untuk menyambut kehadiran Tuhan secara rohani, karena pertobatan adalah pangkal keselamatan. Artinya tanpa pertobatan, tidak terjadi keselamatan. Sekiranya kita menjalankan pertobatan, maka kita selamat. Jika kita selamat artinya Kerajaan Surga juga bergembira, karena kita tidak berjalan di dalam kesesatan, jauh dari Allah, kita tidak lagi menjadi anak domba yang hilang. Dan itu berarti pula, kita menjalankan kehendak Bapa yakni agar semua orang selamat.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, God bless you all.-***

Tinggalkan Balasan