Rumahku adalah rumah doa.

Hari ini Gereja merayakan Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah. Sebagaimana keluarga-keluarga Yahudi yang sangat menuruti hukum Taurat, demikian pula Yoakim dan Anna, orang tua Santa Perawan Maria memiliki kesalehan yang sama yakni dengan mempersembahkan Santa Perawan Maria kepada Allah dalam Bait Allah.

Berkaitan dengan perayaan Gereja tentang ‘Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah’, maka thema Kuasa Doa hari ini berjudul ‘ rumahku adalah rumah doa’, yang merupakan inspirasi dari bacaan Injil Lukas 19:45-48. Dengan thema’ rumahku adalah rumah doa’, maka Gereja sebagai rumah doa harus dihormati, dengan tidak dikotori. Dalam Gereja dimana ditahtakan Sakramen Mahakudus sebagai lambang kehadiran Tuhan di Gereja, maka sebagai uamt beriman harus sangat hormat di tempat itu. Gereja sebagai rumah Tuhan, maka lokasi itu harus dijaga oleh semua pihak khususnya umat beriman. Pada dasarnya Tuhan tidak hanya bersemayam di dalam Gereja sebagai Bait Allah, tetapi juga Tubuh kita sebagai Bait Allah. Tubuh sebagai Bait Allah dalam diri kita juga harus dijaga. Untuk itu, kita harus menjaga diri kita melalui kesalehan hidup yang sejati. Kesalehan hidup yang sejati berarti kita sejauh mungkin tidak hidup dalam dosa. Karena bagaimana pun kecilnya dosa, tetap menjadi penghalang bagi siapa saja untuk memasuki Kerajaan Surga. Orang tidak akan dapat memasuki Kerajaan Surga jika orang tersebut tidak dalam kondisi suci.

Kembali kepada pesta Santa Perawan Maria yang dipersembahkan kepada Allah oleh kedua orang tuanya hendaknya kita juga dapat meneladaninya. Kita juga berani mempersembahkan anak-anak kita kepada Allah, tidak hanya sekedar dalam lindungan Tuhan, tetapi juga bermanfaat bagi pewartaan Kerajaan Allah.

Santa Perawan Maria adalah sosok manusia yang dipilih khusus oleh Allah untuk menjadi Bunda Allah. Oleh karena itu, sejak dalam kandungan, ia telah dipersiapkan oleh Allah. Dengan demikian, kita selalu dapat meneladani keluarga Yoakim dan Anna yang merupakan orang tua Santa Perawan Maria dengan mempersembahkan Santa Perawan Maria kepada Allah. Untuk itu, melalui ‘rumah adalah rumah doaku’ adalah sarana untuk membimbing anak-anak ke dalam kesalehan hidup melalui doa dan perbuatan-perbuatan kita.

Apakah kita sudah menjadikan ‘rumah adalah rumah doaku’, dalam hidup ini? Andalah yang tahu.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan