Bagaimana Memiliki Kerajaan Allah?

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Lukas 17:26-37 dengan thema:” Bagaimana memiliki Kerajaan Allah”. Kerajaan Allah masih bagian dari bacaan Injil Lukas hari ini. Hari ini Yesus menggambarkan tentang kehadiran Anak Manusia (Diri-Nya) yang berbeda dengan jaman Nuh atau jaman Lot. Inti dari kedua peristiwa itu bahwa banyak orang terlalu melekatkan diri pada hal-hal duniawi, sehingga hal ini akan menyusahkan dirinya. Maksudnya antara lain adalah bahwa siapa saja berusaha menyelamatkan nyawanya ia akan kehilangan nyawanya, sebaliknya barangsiapa kehilanga nyawanya karena Yesus, ia akan menyelamatkannya. Hal ini menjadi sangat jelas sebagaimana dikatakan Yohanes dalam 2 Yoh 4-9 :” Tetaplah di dalam ajaran Kristus. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Mereka tidak mengakui bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Mereka itulah penyesat dan antikristus. Waspadalah, jangan sampai kalian kehilangan apa yang telah kami kerjakan. Tetapi berusahalah agar kalian mendapat ganjaranmu sepenuhnya. Setiap orang yang tidak setia pada ajaran Yesus Kristus, tetapi menyimpang darinya, dia tidak memiliki Allah. Barangsiapa setia kepada ajaran itu, dia memiliki Bapa mau pun Putera”. Itulah nasihat Yohanes.

Situasi zaman sekarang ini ditandai oleh materi sebagai pusat hidup manusia dan kepuasan diri (tubuh), kesenangan (pesta pora). Oleh karena itu, jika kita memperhatikan dengan cermat, tanda-tanda di mana orang terus mencari kenikmatan dunia (pesta pora, kesenangan diri, serta keinginan duniawi yang sejenisnya), membuktikan bahwa orang-orang seperti itu pada suatu saatnya akan kehilangan nyawanya. Tanda-tanda kehadiran Anak Manusia tidak mempunyai signal apa pun. Jadi, ajakan Yesus itu adalah selalu siap sedia.

“Bagaimana memiliki Kerajaan Allah” sebagaimana thema Kuasa Doa hari ini seharusnya juga menjadi inspirasi bathin bagi kehidupan kita. Tentu saja setiap orang berkeinginan untuk memiliki Kerajaan Allah. Namun tentu saja tidak semua orang akan mendapatkannya, karena masing-masing orang mempunyai caranya sendiri-sendiri. Namun bagi mereka yang selalu siap sedia menerima ajaran Yesus (Anak Manusia) dan melaksanakannya, maka orang seperti itulah yang akan memperoleh Kerajaan Allah. Bagi para penyesat, maka tiada jalan lain selain akan kehilangan Kerajaan Allah.

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan