translation services

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Yohanes 11:19-27 (Lukas 10;38-42) dengan thema:” khawatir dengan banyak perkara“. Hari ini Yesus memberikan wejangan yang baik sekali untuk menjalani kehidupan ini. Ajaran yang mana dimaksud? Ini kisahnya. Dalam perjalanan-NYa ke Yerusalem, tibalah Yesus di sebuah kampung. Seorang wanita bernama Martha menerima-Nya di rumahnya. Wanita itu mempunyai seorang saudara perempuan bernama Maria. Kemudian duduklah Maria di dekat kaki Yesus dan mendengrkan ajaran-Nya, sementara Marta sibuk sekali melayani. Kemudian Marta mendekati Yesus dan berkata:” Tuhan, tidakkah Tuhan peduli, bahw saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku”. Tetapi Yesus menjawabnya:” Marta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, pada hal hanya satu saja yang perlu yakni Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya”. Inilah petikan dialog antara Marta dan Yesus.

Bagaimanakah kita memaknai bacaan Injil Yohanes hari ini. Dalam menjalani kehidupan ini, ada begitu banyak masalah. Karena banyaknya perkara, maka kita disuguhi pilihan-pilihan. Kita telah diberi nurani untuk memilih yang baik dan yang tidak baik. Memilih yang baik berarti ktia bekerjasama dengan rahmat Tuhan, sementara untuk kurang/tidak baik, perkara itu dengan sendirinya merugikan hidup kita.

Dalam bacaan itu kita memperhatikan dua sosok yang saling berbeda. Marta adalah sosok yang suka melayani, artinya sibuk dengan perkara-perkara dunia, sementara Maria adalah sosok yang lebih suka mendengarkan nuraninya untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Dalam hidup ini kita tidak pernah terlepas dari kesulitan dan kemalangan. Sekiranya kita tak mampu menghindari perkaran-perkara itu, kepada siapakah kita mengadu? Tentu saja kepada Tuhan yang memberi kehidupan ini. Banyak orang sedemikian sibuk seperti Marta, akhirnya lupa akan kebaikan Tuhan yang telah memberikan segalanya kepada hidup kita. Siapa pun yang begitu sibuk dengan perkara-perkara dunia, biasanya lupa akan Tuhan yang memberi segalanya.

Jadi, kalau Yesus menegur Marta dan memuji Maria tentu ada maksud dan tujuannya. Maksud utama dari Yesus antara lain bahwa kita harus ada waktu untuk mendengar sabda-Nya. Sabda ini harus menjadi santapan rohani dalam menjalani hidup ini. Bakti kepada Yesus adalah jalan utama untuk meniti kehidupan ini.

Hari ini Gereja merayakan pesta St. Marta, saudara Maria. Dalam menjalani hidup ini, mari terus menjalin menjadi sahabat-sahabat Yesus. Untuk itu, Firman Tuhan harus menjadi referensi dalam hidup ini.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan