translation services

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Matius 7:21-29 dengan thema:” Siapakah yang masuk ke dalam surga?”. Hari ini melalui Injil Matius Yesus antara lain berbicara tentang ‘siapakah yang masuk ke dalam surga?”. Menurut Yesus bahwa yang akan memasuki Kerajaan Surga itu bukan yang hanya menyebut Tuhan, Tuhan, tetapi mereka yang melaksanakan kehendak Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali nama Allah itu disebut berulangkali seolah dia dikenal sebagai orang agamis, karena begitu seringnya nama Allah disebut. Namun gambaran seperti itu tidak dibutuhkan oleh Allah. Allah menghendaki bukan penyebutan Nama Allah.

Dalam Kitab Suci selama zaman Yesus, kita mengenal kelompok orang Yahudi yang disebut orang-orang Farisi. Kelompok ini dikenal sebagai kelompok agamis. Mengapa? Mereka berlaku pura-pura baik, sebenarnya mereka diibaratkan serigala berbulu domba. Dengan kata lain, mereka ini adalah kelompok orang-orang munafik. Seperti diketahui bahwa kemunafikan berarti kepura-puraan atau hidup palsu. Atau pura-pura baik, tetapi sebenarnya jahat.

Dalam zaman moderen ini, kemunafikan itu terus berlanjut hingga detik ini. Namun demikian, kita barangkali pernah mendengar pepatah dalam bahasa Jawa:” becik ketitik, ala ketara”. Artinya baik kebaikan dan kejahatan akan terlihat jelas.

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini mengajarkan kepada kita khususnya para pengikut Kristus untuk melaksanakan ajaran-Nya. Menjadi pengikut Kristus tidak hanya mendengarkan dan menyerukan Nama Tuhan. Seharusnya kita berani melaksanakan apa yang didengarnya dan bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah digariskan oleh Allah. Orang seperti ini oleh Yesus dikatakan melakukan kehendak Bapa di surga. Banyak orang hanya menjadi pendengar Firman dan bukan pelaku Firman. Orang macam ini dianggap sebagai orang bodoh yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Seorang pelaku Firman adalah mereka yang mendirikan rumah di atas batu karang (wadas), di mana Yesus Kristus menjadi dasar hidupnya.

Akhirnya, mari kita melakukan kehendak Tuhan dengan tekun dan setia. Dan setiap orang yang mendirikan rumahnya di atas wadas adalah mereka yang tidak hanya menjadi pendengar tetapi juga menjadi pelaku Firman. Oleh karena itu, menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan adalah kebenaran. Kita sering mendengar atau membaca begini: “jadikan Kristus sebagai pusat kehidupan, dan jadikan Injil sebagai sumber inspirasi dan pegangan hidup”.

Kesimpulan dari renungan singkat Kuasa Doa hari ini antara lain bahwa mereka yang akan memasuki Kerajaan Surga adalah mereka yang melaksanakan kehendak Allah Bapa di surga.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan