translation services

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Matius 10:7-13 dengan thema:” Tanda-tanda kehadiran Allah”.

Yesus hari ini berbicara tentang tanda-tanda kehadiran Allah. Seperti apa tanda-tanda itu? Kehadiran Allah menurut Yesus dimaknai dengan ‘orang sakit disembuhkan, orang mati dibangkitkan, orang kusta ditahirkan, dan setan-setan diusir’. Tanda-tanda itu telah diberikan kepada para murid-Nya. Mereka telah diberi kuasa Ilahi untuk itu. Karena tanda-tanda kuasa Ilahi itu telah diberikan kepada para murid, oleh karena itu mereka juga harus berbuat yang sama. Dengan istilah Yesus dikatakan “ kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma , karena itu berikanlah dengan cuma-cuma”.

Oleh karena tanda-tanda Ilahi sudah diberikan kepada murid-Nya, mereka harus percaya sepenuhnya kepada penyelenggaraan Ilahi. Dengan demikian dalam perjalanan mewartakan khabar keselamatan mereka tidak perlu membawa bekal apa pun, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Pada kesempatan ini Yesus juga berpesan ‘apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Dan apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak , salammu itu kembali kepadamu”. Artinya dalam pewartaan itu jangan sampai timbul tindak kekerasan. Jika mereka menolak, tidak masalah, karena toh salam yang kita berikan akan kembali kepada yang memberinya.

Hal-hal di atas tadi berkaitan dengan tugas perutusan para murid Yesus. Yesus harus mempersiapkan para murid-Nya, agar jikalau Yesus sudah tidak berada di antara mereka, mereka harus meneruskan tugas-tugas perutusan itu yakni mewartakan khabar keselamatan bagi banyak orang. Memang tugas perutusan itu semula hanya untuk bangsa Yahudi saja, tetapi kemudian tugas perutusan itu juga untuk bangsa-bangsa di luar bangsa Yahudi.

Dalam tugas perutusan itu Yesus meminta kepada murid-Nya untuk sepenuhnya percaya kepada – Nya.

Pada akhirnya tugas perutusan yang disertai dengan tanda-tanda Ilahi tidak serta merta diberikan kepada para murid Yesus semata, tetapi juga kepada para pengikut-Nya. Sebagai pengikut Kristus, kita juga mempunyai tugas itu. Hal ini diperjelas ketika kita mengikuti perayaan Ekaristi, dalam ritus penutupnya dikatakan imam:” pergilah kamu diutus”, dan kita semua menjawab ‘amin’ yang artinya kita siap diutus untuk menjalankan tugas perutusan itu.

Demikianlah renungang singkat Kuasaa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan