(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:”Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga”.

Posted at 11 Maret, 2014 by kuasa on category Renungan
translation services

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Markus 6:7-15, dengan thema:”Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga”. Thema ini diambil dari kisah Yesus yang berkata-kata kepada murid-Nya tentang hal doa. Dalam sabda-Nya Yesus berkata:”Dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doa mereka dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya”.

Sesuai dengan thema Kuasa Doa hari ini adalah “Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga”, maka Yesus sangat menekankan arti pentingya pengampunan. Karena tanpa mengampuni sesama, maka Bapa di surga juga tidak akan mengapuni dosa dan kesalahan kita.

Kita pernah mendengar bahwa banyak orang sulit mengampuni sesama kita. Orang yang sulit mengampuni maka dia sendiri yang akan menderita. Dendam kesumat, kebencian dan sakit hati berakibat fatal yakni luka bathin. Luka bathin yang mendalam akan menyebabkan sakit penyakit. Pengalaman membuktikan bahwa pengampunan yang tulus akan membebaskan orang tersebut.

Karena pengampunan yang begitu penting, maka Yesus pun dalam mengajarkan bagaimana harus berdoa khususnya doa Bapa Kami”, antara lain dikatakan:”Ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami”. Dengan doa ini, Yesus mau menekankan betapa pentingnya suatu pengampunan, karena pengampunan itu membebaskan.

Dalam hal berdoa Yesus mengajarkan kepada kita agar kita berdoa sebagai orang yang mengenal Allah. Mengenal Allah berarti mengenal Dia yang tahu segalanya termasuk mengetahui segala kebutuhan kita, termasuk pula apakah kita sudah mengetahui apakah kita sudah mengampuni sesama atau tidak.

Ada suatu ‘wisdom’ dalam bahasa Inggris:” To forgive is to forget” atau” Mengampuni adalah melupakan”, suatu ungkapan yang sungguh membawa kita kepada kedamaian hati. Banyak orang tidak mengalami hidup damai, walau segalanya ada bahkan mungkin istilah kerennya itu hidup berkelimpahan harta. Tapi toh tak ada damai dalam hatinya. Dengan kata lain, jumlahnya harta kekayaan duniawi tidak menjamin hidup damai di hati orang. Dalam harta kekayaan dunia Yesus menegaskan:”Apa artinya kita memiliki segala kekayaan dunia, tetapi kehilangan nyawanya”. Artinya harta kekayaan dunia tidak menjamin ada kedamaian di hatinya.

Dalam masa Prapaskah ini, bagaimana kita menyikapi apa makna Injil Matius ini. Masa Prapaskah selalu dimaknai dengan masa pertobatan. Mengampuni sesama yang bersalah kepada kita adalah juga salah satu bentuk pertobatan, agar kita mengalami damai sejahtera dalam hidup ini. Dengan demikian, Injil Matius hari ini sangat relevan dengan masa Prapaskah yang kini tengah kita jalani.

Pesan iman dan moral dari thema Kuasa Doa hari ini antara lain bahwa mengampuni adalah prasyarat yang sangat penting dalam menjalani hidup ini.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***


Marilah kita berdoa (oratio):

Bapa di surga yang penuh belas kasih, Engkau telah mengajarkan kepadaku bagaimana aku harus mengampuni sesamaku. Mampukan aku untuk terus belajar mengampuni sesama, agar aku juga memperoleh pengampunan dari pada-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan pengantaraku, amin.







UA-43404914-1