(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:”Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku”.

Posted at 1 March, 2014 by kuasa on category Renungan
translation services

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Markus 10:13-16, dengan thema:”Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku”. Thema ini diangkat dari kisah Yesus yang membiarkan anak-anak datang kepada-Nya, yang semula dilarang oleh para murid-Nya. Yesus sempat memarahi para murid-Nya karena melarang anak-anak itu datang kepada-Nya. Mengapa Yesus memarahi mereka?

yesus  dan anak-anak Seperti diketahui bahwa anak-anak selalu memberi warna yang ceria. Perilaku dan sikapnya yang lucu, polos dan menggemaskan menjadi ciri yang menonjol. Sebenarnya yang ingin digali dari anak-anak ini adalah sikap iman. Iman kepada Yesus seharusnya seperti perilaku anak-anak ini, yang tidak atau belum terkontaminasi . Dari anak-anak itu, dapat diambil pula pelajaran yakni kesetiaan iman. Oleh karena itu, wajarlah jika Yesus memarahi mereka. Ada yang mengatakan hanya Injil Markus yang mencatat Yesus marah. Tentu saja inilah Yesus sebagai Anak Manusia untuk menyampaikan pewahyuan Diri-Nya melalui peristiwa yang terjadi. Diperlukan sikap khusus seperti anak-anak untuk bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sifat polos, lugu, berani berserah sepenuhnya kepada orang tua menjadi beberapa sikap yang bisa dibandingkan dengan sikap orang beriman kepada Allah. Berlawanan dengan sikap orang munafik yang penuh kepura-puraan, maka sikap iman seperti yang dimiliki anak-anak menjadi model iman orang beriman. Nah, model iman anak-anak inilah yang akan memasuki Kerajaan Allah.

Pesan iman dan moral dari Injil Markus hari ini antara lain bahwa anak kecil adalah gambaran dari orang-orang yang mengandalkan Tuhan dalam kehidupan mereka. Mereka berserah diri dan percaya penuh kepada-Nya. Itulah sebabnya, Yesus menegaskan bahwa orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Kita diundang untuk melihat kembali diri kita masing-masing apakah kita juga memiliki iman seperti anak-anak itu.

Maukah kita dengan rendah hati mengambil sikap model iman anak-anak menjadi suatu keutamaan hidup, agar kita boleh memasuki Kerajaan Allah.

Bagaimana anda? Andalah yang tahu!

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Marilah kita berdoa (oratio).

Bapa di surga yang rahim, tambahkanlah imanku melalui curahan Roh-Mu yang kudus, agar aku juga mempunyai iman seperti anak-anak di mana aku sangat pasrah kepada penyelenggaraan Ilahi-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantaraku, amin.







UA-43404914-1