(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:” Tuhan memberi makan 4000 orang!”.

Posted at 15 February, 2014 by kuasa on category Renungan
translation services

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Markus 8:1-10, dengan thema:” Tuhan memberi makan 4000 orang!”. Thema ini diambil dari kisah Yesus yang memberi makan 4000 orang karena belas kasih-Nya.

“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh”. Demikian sabda Yesus kepada murid-Nya.

yesus memberi makan 4000 orangNamun para murid-Nya ragu bagaimana mendapatkan makanan untuk orang yang sedemikian banyak. Berapa banyak roti dan lauk pauknya untuk mencukupi mereka. Kemudian Yesus bertanya:” Ada berapa roti ada padamu”. Jawab mereka:”Tujuh”. Setelah mendengar bahwa ada 7 roti, maka orang banyak itu disuruh duduk di tanah.

Apa yang terjadi dengan 7 roti itu. Ternyata Yesus berdoa. Ia mengucap syukur, lalu memecah-mecahkan roti dan memberikan kepada para murid-Nya untuk dibagi-bagikannya kepada orang banyak. Sejumlah 4000 orang makan roti dengan kenyang. Saat itu mereka juga mempunyai beberapa ikan. Kembali Yesus mengucap berkat atasnya. Dam kemudian dibagi-bagikan kepada orang banyak. Mereka semua makan sampai kenyang. Bahkan setelah dibagikan habis, masih tersisa 7 bakul roti. Setelah makan kenyang, Yesus pun menyuruh mereka pulang. Sementara itu Yesus bersama murid-Nya meneruskan perjalanan dengan naik perahu menuju daerah Dalmanuta.

Peristiwa Tuhan memberi makan terus terjadi sampai saat ini. Sebagai umat beriman, Tuhan tidak henti-hentinya menggelontorkan makanan bagi seluruh umat manusia. Namun sayangnya, seolah rezeki yang mereka dapat karena usaha kerja keras mereka. Seolah tangan Tuhan tidak pernah campur tangan lagi. Inilah bentuk kesombongan manusia yang tiada habisnya. Mereka merasa hebat, sehingga Tuhan tidak dibutuhkan lagi.

Saat ini Tuhan tidak hanya memberi makanan jasmani, tetapi juga makanan rohani. Yesus sendiri mengatakan :” Akulah roti hidup. Barangsiapa datang kepada-Ku tidak haus lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku tidak lapar lagi” (Yoh. 6:35). Sebagai umat beriman, Yesus terus mengundang umat-Nya untuk diberi makanan (rohani) setiap minggu, dan bahkan sebagian setiap harinya.

Namun demikian tidak semua orang menanggapi ajakan Yesus, bahkan ada yang menghinanya seolah perayaan Ekaristi hanya dibuat-buat oleh Gereja Katolik. Pada hal puncak iman Kristiani adalah pada perayaan Ekaristi. Karena perayaan Ekaristi merupakan ajakan Yesus, agar mereka membuatnya sebagai peringatan akan pengurbanan Yesus.

Oleh karena itu seharusnya kita selalu bersyukur karena Allah Bapa di surga selalu memberikan makanan baik jasmani mau pun rohani yang tiada henti-hentinya. Tentang makanan ini, Yesus berkata:” Manusia tidak hanya hidup dari roti saja, tetapi juga setiap Firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Dengan demikian, manusia tidak hanya semata butuh makanan jasmani, tetapi juga makanan rohani. Dengan kata lain, hidup kita harus seimbang atau balanced.

Bagaimana menurut anda? Apakah anda sudah merasa dicukupi oleh Tuhan secara jasmani mau pun rohani? Andalah yang menjawabnya.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Marilah kita berdoa (oratio):

Allah Bapa yang baik, puji syukur dan terimakasih atas curahan rezeki atas hidupku, Namun Engkau tidak hanya mencukupi santapan jasmani, tetapi juga santapan rohani untuk menuntun hidupku kepada jalan menuju Kerajaan-Mu, melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantaraku, amin.







UA-43404914-1