translation services

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini diambil Injil Markus 3:7-12, dengan thema:” Roh-roh jahat itu berteriak ‘Engkaulah Anak Allah’. (Mrk 3:12). Thema ini diangkat dari kisah banyak orang yang berbondong-bondong datang kepada Yesus untuk mendengarkan ajaran-Nya serta permohonan penyembuhan penyakit atau pembebasan dai kuasa-kuasa kegelapan.
Karena begitu banyak orang, sehinga terjadi desak-desakan. Yang fenomenal antara lain adalah bahwa roh-roh jahat itu berteriak dan tersungkur di hadapan Yesus sambil berteriak:”Engkaulah Anak Allah!”.

“Roh-roh jahat itu berteriak ‘Engkaulah Anak Allah’’ yang merupakan thema Kuasa Doa hari ini merupakan kesaksian siapakah Yesus sendiri. Iblis atau roh jahat saja ketakutan dengan Nama Yesus, bagaimana diri kita? Namun demikian kehadiran Yesus tidak serta merta mulus, karena khususnya orang-orang Farisi dan ahli Taurat menolak-Nya.

Penolakan kehadiran Yesus tidak hanya terjadi pada waktu itu, tetapi juga pada zaman ini. Umumnya mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, sebagaimana kesaksian roh-roh jahat ini. Bahwa tak mungkin Allah itu mempunyai Anak, apalagi beristeri. Sadar atau tidak, pemikiran itu adalah pemikiran manusia. Itulah logika manusia. Mampukah nalar manusia memikirkan perkara-perkara tentang Allah. Tentu saja tidak akan mungkin. Oleh karena itu, kita harus belajar rendah hati, apalagi mengenai hal-hal yang tak mungkin dijangkau oleh nalar manusia.

Secara sederhana, iblis atau roh jahat saja tahu persis bahwa Yesus itu Anak Allah. Ada sejumlah ayat yang mendukung bahwa Yesus itu Allah yang berinkarnasi ke dunia.

Yoh 1:10-14:”Ia (Yesus) telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenalNya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yoh 13:13:”Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan”.

Kol 1:15: “Ia (Yesus) adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan”.

Belum termasuk kesaksian-kesaksian lainnya yang sangat mendukung bahwa Yesus itu memang yang kudus dari Allah.

Pesan iman dan moral dari bacaan Injil Markus hari ini antara lain bahwa kesaksian roh-roh jahat saja mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah, atau Yang Kudus dari Allah, atau Ia adalah yang pertama dan yang terakhir (Alpha dan Omega) serta sejumlah kesaksian lainnya.

Bagaimanakan iman kita? Masih ragukah bahwa Yesus itu sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Doa,

Allah Bapa yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah mengutus Putera-Mu ke dunia dan tinggal di antara umat-Nya, Tanamkanlah imanku agar makin tekun dan setia kepada-Mu melalui Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan dan pengantaraku, amin.

Tinggalkan Balasan