(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:” Tenanglah! Aku ini, jangan takut “.

Posted at 8 January, 2014 by kuasa on category Renungan
translation services

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Markus 6:45-52, dengan thema:”Tenanglah! Aku ini, jangan takut”. Thema ini diangkat dari kisah Yesus yang meminta para murid untuk naik ke perahu dan berangkat lebih dahulu ke seberang ke Betsaida. Pada kesempatan itu, Yesus juga meminta orang banyak kembali ke rumahnya masing-masing. Setelah mereka semua pulang, Yesus tinggal sendirian di darat.

Yesus meredakan angin ributSementara itu, para murid yang menyeberang mengalami hambatan karena kerasnya angin sakal. Ketika jam tiga malam/pagi, Yesus pun ingin bergabung dengan para murid-Nya. Yesus datang dengan berjalan kaki di atas air, sementara para murid-Nya tengah disibukkan dengan rasa takut, karena diterjang oleh angin ribut. Ketika Yesus berjalan di atas air, mereka mengira hantu, sehingga mereka berteriak-teriak. Tetapi apa yang mereka saksikan itu hantu itu, ternyata itu Yesus Guru-Nya. Oleh karena itu Yesus berkata:”Tenanglah! Aku ini, jangan takut”. Yesus pun segera meredakan angin ribut, dan angin pun redalah. Mereka semua sangat tercengang dan masih bingung. Hati mereka masih degil, masih tertutup, dan masih belum mengerti segala peristiwa yang disaksikan bersama Guru-nya.
“Tenanglah! Aku ini, jangan takut”, sebagaimana thema hari ini, merupakan perwahyuan siapakah sosok Yesus ini. Mukjizat penggandaan 5 roti dan 2 ikan masih belum hilang dari benak mereka, sekarang Yesus berjalan di atas air, dan mampu meredakan angin ribut. Sebenarnya persoalan para murid juga merupakan persoalan banyak orang yang masih bertanya-tanya “siapakah sosok Yesus ini sebenarnya?”. Banyak orang masih menyangsikan atau bahkan meragukan dan yang paling ektrim adalah mereka yang menolak bahwa Yesus itu Tuhan. Mereka tidak mampu menemukan dalam Injil bahwa Yesus itu adalah Tuhan. Ia memang nabi, tetapi mereka menolak kalau dikatakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan.

Menggaris bawahi thema hari ini ‘Tenanglah! Aku ini, jangan tak takut”, betapa Yesus itu merupakan pewahyuan Allah yang tidak kelihatan. Dalam Kol 1:15 tertulis:” Yesus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan…”. Maka makin jelaslah bagi kita bahwa Yesus itu Allah yang menjadi manusia, yang hidup di tengah umat-Nya. Ia menjadi manusia yang menyerupai seorang hamba. Untuk menguatkan hal di atas, sebagaimana nubuat Simeon bahwa Anak ini akan menjadi tanda perbantahan (Luk 2:34). Tanda perbantahan itu tidak hanya terjadi di kalangan banyak orang di Israel waktu itu, tetapi juga banyak orang hingga dewasa ini dan bahkan mungkin yang akan datang.

Bagi mereka yang telah mengimani bahwa Yesus itu memang Juru Selamat, maka seharusnya kita tidak ragu-ragu lagi bahwa Yesus adalah sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia. Kata-kata Yesus:”Tenanglah! Aku ini, jangan takut” seharusnya menjadi “pedoman”, dalam hidup kita. Dalam diri Yesus, hidup kita harus menjadi tenang dan tidak takut. Kita harus menyembah-Nya dalam Roh dan Kebenaran. Hendaknya kita mengimani sabda Yesus ‘tenanglah! Aku ini, jangan takut!’. Artinya kalau hidup kita bersama Yesus, seharusnya kita tidak perlu galau atau khawatir. Inilah suatu penegasan dari Yesus sendiri. Apakah kita sungguh mengimani sabda Yesus ini? Andalah yang menjawabnya.

Demikialah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Doa,
Allah Bapa yang penuh belas kasih, terkadang diriku juga seperti para murid. Hatiku sering degil, kurang mengimani Diri-Mu. Bapa yang baik, aku mohon curahkan Roh-Mu yang kudus ke dalam hatiku serta tambahkan imanku, agar aku makin percaya akan penyelenggaraan-Mu terhadap diriku melalui Yesus Kristus, Tuhan dan pengantaraku, amin.







UA-43404914-1