Kristus Cahaya Bangsa.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Lukas 2:22-35 dengan thema:” Kristus cahaya bangsa“. Ketika genap waktu penahiran menurut hukum Taurat, Maria dan Yusuf membawa Kanak-Kanak Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan Dia kepada Tuhan, seperti tertulis dalam hukum Tuhan:” Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan kepada Allah”. Adalah

Kidung Zakaria.

Hari ini adalah saat terakhir sebelum kita menyambut Hari Raya Natal sebagai peringatan akan kelahiran Yesus Kristus Juru Selamat manusia. Kidung Zakaria sesuai dengan Injil Lukas 1:67-79, yang merupakan nubuatan Zakaria, suami Elisabeth atau ayah dari Yohanes Pembaptis. Yohanes adalah Elia baru yang telah dipersiapkan Allah untuk menyambut kedatangan Mesias.

Maria memuliakan Allah.

Setelah tiga hari absen dari renungan harian , kembali renungan Kuasa Doa hari ini hadir kembali dengan thema ‘ Maria memuliakan Allah‘ yang merupakan inspirasi dari Injil Lukas 1:45-56. Barangkali inilah yang disebut ‘Kidung Maria’ yang sangat terkenal ini. Kidung Maria itu adalah sebagai berikut:” Jiwaku memuliakan Tuhan, hatiku bergembira

Luruskanlah jalan Tuhan.

Renungan singkat Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari Injil Yohanes 1:6-8,19-28 dengan thema:” Luruskanlah jalan Tuhan”. Injil Yohanes hari Minggu ini mengisahkan tentang kesaksian Yohanes Pembaptis. Ia datang sebagai saksi terang supaya semua orang menjadi percaya. Yohanes sendiri bukan terang itu, tetapi ia memberi kesaksian tentang terang itu. Ketika

Allah: Sumber kekuatan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil matius 11:28-30 dengan thema:”Allah: sumber kekuatan”. Injil Matius hari ini mengatakan bahwa sekali peristiwa bersabdalah Yesus:” Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut

Kuasa atas kebutaan

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Matius 9:27-31 dengan thema:” Kuasa atas kebutaan”. Injil Matius hari ini mengisahkan adanya dua orang buta yang mengikuti Yesus. Mereka ini berseru-seru, katanya:” Kasihanilah kami, hai Anak Daud?” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang itu kepada-Nya. Yesus

Melaksanakan kehendak Bapa.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari Injil Matius 7:21,24-27 dengan thema:” Melaksanakan kehendak Bapa”. Injil Matius ini mengisahkan Yesus yang berbicara kepada para murid-Nya. Dalam ajaran-Nya Yesus mengatakan:” Bukan setiap orang yang berseru Tuhan, Tuhan akan masuk Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga”. Apakah kehendak

Tuhan turut bekerja.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari Injil Markus 16:15-20 dengan thema:” Tuhan turut bekerja”. Injil Markus hari berbicara tentang karya misi pewartaan khabar gembira. Bagaimana ini maksudnya? Pada suatu hari Yesus yang bangk8it dari antara orang mati menampakkan diri kepada sebelas murid dan berkata kepada mereka:” Pergilah ke seluruh

Yesus Sang Pewahyu.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari Injil Lukas 10:21-24 dengan thema:” Yesus Sang Pewahyu”. Injil Lukas hari ini mengisahkan bagaimana Yesus berdoa. Dalam doa-Nya, Ia mengatakan:” Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang

Iman yang menyembuhkan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Matius 8:5-11 dengan thema:” Iman yang menyembuhkan”. Injil Matius hari ini mengisahkan tentang hadirnya seorang perwira untuk bertemu dengan Yesus dan mohon kepada-Nya katanya:” Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh, dan ia sangat menderita”. Yesus pun berkata kepadanya:” Aku akan

Tanda-tanda zaman!!!

Renungan Kuasa Doa hari Minggu Adven pertama ini diangkat dari Injil Markus 13:33-37 dengan thema:” Tanda-tanda zaman”. Injil Markus hari ini Minggu ini menekankan arti pentingnya untuk berjaga-jaga. Mengapa demikian. Berikut ini kisahnya. Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada para murid-Nya:” Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamana waktunya tiba.

Berjaga-jagalah!!!

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Lukas 21:34-36 dengan thema ‘berjaga-jagalah’. Injil Lukas hari ini mengisahkan tentang Yesus yang berbicara kepada murid-murid-Nya dengan mengatakan:”Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu sarat dengan pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba datang jatuh ke atas

Sabda-Ku takkan berlalu.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Lukas 21:29-33 dengan thema: ” Sabda-Ku takkan berlalu”. Dalam bacaan Injil Lukas hari ini, Yesus mengatakan:” Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kalian melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kalian tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian pula

Menjadi Saksi Kristus.

“Menjadi saksi Kristus” adalah thema Kuasa Doa hari ini. Thema ini merupakan inspirasi bathin dari bacan Injil Lukas 21:12-19. Injil Lukas hari ini masih berbicara tentang kelanjutan kondisi akhir zaman. Menjelang akhir zaman, Yesus juga menubuatkan tentang adanya penganiayaan terhadap para pengikut Kristus. Tentang hal ini Yesus berkata demikian:” Akan

Yesus Raja Semesta Alam.

Hari Minggu ini Gereja merayakan Hari Raya Yesus Raja Semesta Alam. Dalam perayaan pesta ini, maka kalender liturgi Gereja diambil dari Injil Matius 25:31-46. Yesus sebagai raja, maka Yesus identitik dengan raja-raja pada umumnya yang mempunyai daerah kekuasaan, mempunyai kuasa memerintah, menghakimi, mengadili, dan mempunyai kuasa untuk menentukan nasib orang

Hidup baru di dunia lain.

Hari ini liturgi Gereja diambil dari bacaan Injil Lukas 20:27-40 dengan thema ‘Hidup baru di dunia lain’. Thema ini merupakan inspirasi dari bacaan Injil Lukas, ketika orang-orang Saduki suatu saat datang kepada Yesus bertanya:” Guru, Musa menulis untuk kita perintah ini’ Jika seorang yang mempunyai saudara laki-laki mati meninggalkan isteri

Rumahku adalah rumah doa.

Hari ini Gereja merayakan Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah. Sebagaimana keluarga-keluarga Yahudi yang sangat menuruti hukum Taurat, demikian pula Yoakim dan Anna, orang tua Santa Perawan Maria memiliki kesalehan yang sama yakni dengan mempersembahkan Santa Perawan Maria kepada Allah dalam Bait Allah. Berkaitan dengan perayaan Gereja tentang ‘Santa Perawan

Yesus Menangisi Yerusalem.

Kuasa Doa hari menyampaikan renungannya dengan thema:” Yesus menangisi Yerusalem’ yang merupakan inspirasi bathin dari bacaan Injil Lukas 19:41-44. Perhatikan kata-kata Yesus hari ini. Andaikan pada hari ini juga engkau tahu apa yang perlu untuk damai sejahteramu!”. Dalam tangis-Nya, Yesus berduka karena senyatanya Yerusalem tidak tahu apa yang perlu untuk

Menjadi hamba yang setia.

Thema Kuasa Doa hari ini adalah ‘menjadi hamba yang setia’, yang merupakan inspirasi dari bacaan Injil Lukas 19:11-28. Yesus hari ini kembali memberikan perumpamaan tentang Kerajaan Allah yang diumpakan seorang bangsawan yang hendak beberpgian ke luar negeri. Maka dipanggillah sepuluh hambanya, dan masing-masing diberinya satu mina. Sekembalinya dari luar negeri,

Hukuman bagi yang malas

Renungan Kuasa Doa pada hari Minggu ke XXXIII diangkat dari Injil Matius 25:14-30 dengan thema:” Hukuman bagi yang malas”. Thema ini diangkat dari Injil Matius yang mengisahkan sebuah perumpamaan tentang Kerajaan Allah kepada para murid-Nya. Perumpamaan itu sbb:” Hal Kerajaan Surga itu seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri,

Ketekunan dalam doa.

Renungan singkat Kuasa Doa hari ini berthemakan ‘ketekunan dalam doa’ yang merupakan inspirasi bathin dari bacaan Injil Lukas 18:1-8. Tentang hal ini, Yesus memberikan perumpamaan berikut kepada para murid-Nya, kata-Nya:” Di suatu kota ada seorang hamkim yang tidak takut Allah dan tidak menghormati siapa pun. Di kota itu ada pula

Antara hamba dan majikan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Lukas 17:7-10 dengan thema:” Antara hamba dan majikan”. Injil Lukas hari ini mengajarkan kepada kita semua bagaimana seharusnya relasi antara dan hamba dan majikannya. Tentang hal ini, Yesus berbicara kepada murid-Nya, kata-Nya:”Siapa di antaramu yang mempunyai seorang hamba, yang membajak atau

Jangan menjadi batu sandungan.

Renungan Kuasa Doa hari ini diangkat dari bacaan Injil Lukas 17:1-6 dengan thema:” Jangan menjadi batu sandungan”. Tentu kita akan bertanya, bagaimana ini. Begini kisahnya. Yesus suatu ketika mengajar murid-Nya dengan mengatakan:”Tak mungkin tidak akan ada penyesatan”. Tentang hal ini Yesus mengatakan ‘celakalah orang yang menyebabkannya’. Kemudian Yesus menambahkan, kata-Nya’