(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:”Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira”.

Posted at 2 Desember, 2013 by Justinus on category Renungan
translation services

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Matius 8:5-11, dengan thema:”Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira”. Thema ini diangkat dari kisah Yesus yang memasuki kota Kapernaum. Ketika Yesus memasuki kota itu, datanglah seorang perwira mendapatkan Yesus dan memohon kepada-Nya katanya:”Tuan, hambaku terbaring lumpuh di rumah, dan ia sangat menderita”. Atas permohonan itu, Yesus bersedia untuk datang ke rumah perwira itu. Namun perwira itu mencegah-Nya untuk datang ke rumahnya, dan mengatakan:” Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Katakan sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh”.

yesus menyembuhkan hamba perwira Injil Matius hari ini membuka cakrawala iman betapa sabda Yesus penuh kuasa itu mampu menyembuhkan hamba seorang perwira. Perwira ini biasanya seorang kafir, namun ia mengimani bahwa Yesus mampu menyembuhkan hambanya yang sakit lumpuh. Imannya besar sekali, bahkan Yesus sangat memuji iman perwira itu dan belum pernah dijumpai-Nya di seluruh negeri, kecuali iman perwira kafir ini.

Dengan kehadiran Yesus dengan kuasa penyembuhan-Nya, maka itu berarti pula Kerajaan Allah telah tiba, karena kehadiran Yesus membuat orang mengalami damai sukacita, dan menjadikan orang mengalami suatu pengalaman baru di dalam hidupnya. Kehadiran Yesus membawa perubahan hidup, dan juga perubahan sikap. Walau demikian kehadiran Yesus juga menyebabkan ketidaksukaan banyak orang terutama mereka yang tidak senang dengan kehadiran dan kuasa penyembuhan-Nya.

Bagi yang mengimani akan kuasa Yesus, Yesus tidak hanya semata berkuasa untuk menymbuhkan hal-hal yang bersifat phisik (jasmanai), tetapi juga hal-hal yang bersifat rohani. Dan untuk itulah Yesus hadir di dunia ini.

Kehadiran Yesus secara historis akan kita rayakan pada perayaan Natal yang sebentar lagi akan dibuat oleh penduduk dunia yang mencintai damai sukacita. Seharusnya perayaan yang dibuat bukan sekedar perayaan duniawi atau yang bersifat lahiriah, tetapi lebih bersifat bathiniah (rohani). Kehadiran Yesus bukan untuk menghakimi dunia, tetapi untuk menyelamatkannya. Oleh karena itu cara yang paling pas dalam menyambut perayaan Natal adalah dengan persiapan bathin yang paling dalam. Persiapan bathin yang paling dalam hal ini adalah melalui pertobatan.

Seringkali disebutkan melalui media Kuasa Doa ini, bahwa pertobatan adalah pangkal keselamatan. Jadi awal keselamatan diawali dengan pertobatan sebagai sebuah bentuk penyesalan dalam hidup ini. Menyesal berarti berani mengubah sikap hidup dari kondisi berdosa menuju kondisi berahmat. Karena dosa, maka seseroang akan kehilangan rahmat. Melalui pertobatan, maka rahmat Tuhan akan mengalir, dan yang bersangkutan kembali kepada Tuhan sebagai sumber rahmat. Mudah-mudahan dengan pertobatan itu, kita makin layak menyambut kedatangan Tuhan .

Sebenarnya menyambut kedatangan Tuhan tidak semata pada perayaan Natal, tetapi setiap saat kita bisa menyambut kedatangan Tuhan terutama melalui doa-doa kita, melalui sakramen rekonsiliasi, membaca Kitab Suci serta mengikuti perayaan Ekaristi. Itulah antara lain bagaimana kita menghayati akan kehadiran Tuhan.

Semua usaha itu akan berjalan lancar, kalau kita makin memiliki iman seperti halnya iman perwira itu. Nah bagaimana iman anda, apakah juga memiliki iman seperti perwira itu. Bahkan Gereja menjadikan permohonan perwira itu kepada Yesus menjadi sebuah doa singkat sebelum kita menerima Komuni kudus dengan mengatakan:”Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang kepada saya, katakan sepatah kata saja maka saya akan sembuh”. Inilah doa seorang perwira itu, dan doa itu terus berkumandang terus sebelum kita menerimna Komuni Kudus.

Demikianlah renungan Kuasa Doa hari ini, Tuhan meberkati segala usaha, karya dan pelayanan kita.-***

Doa,
Ya Bapa, tambahkan imanku melalui curahan Roh-Mu yang kudus agar aku makin dimampukan untuk memiliki iman sebagaimana dimiliki oleh perwira itu. Aku mengerti bahwa sabda-Mu penuh kuasa untuk menyembuhkan diriku dan sesamaku, melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamatku, amin
.







UA-43404914-1