Kuasa Doa:”Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan-Nya”.

translation services

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Lukas 21:20-28, dengan thema:”Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan-Nya”. Thema ini diangkat dari kisah dalam wejangan Yesus kepada para murid-Nya. Setelah Ia berbicara tentang kehancuran Yerusalem yang berkeping-keping, yang menandakan kehancuran peradaban manusia, yang disertai oleh sakit penyakit, peperangan, bencana alam yang dahsyat, serta kepanikan umat manusia, maka saat itu Yesus akan datang sebagai “Anak Manusia yang datang dalam kemuliaan-Nya”. Apabila semuanya terjadi, Yesus minta kepada para murid-Nya bangkit dan mengangkat mukanya, sebab penyelamatan-Nya, sudah dekat”.

kedatangan Kristus Yerusalem akan dikepung dan banyak orang akan melarikan diri. Hari kesesakan yang dahsyat meliputi seluruh negeri. Banyak orang akan mengalami ketakutan. Tetapi, setelah semuanya ini, Anak Manusia (Yesus) akan datang dalam kemuliaan-Nya. Dalam situasi seperti itulah, semua orang untuk mengangkat muka karena hari penyelamatan sudah dekat.
Jika kita merenungkan peristiwa ini, tentu kondisi waktu itu sangat mengerikan. Kepanikan dan kesesakan terjadi di mana-mana. Orang sangat ketakutan, dan karena ketakutan, mereka mati , karena mereka tidak mengimani akan Yesus sebagai Putera Allah yang hidup di tengah manusia. Banyak orang hingga hari ini masih tidak percaya bahwa Yesus sebagai “anak” tukang kayu dari Nazareth itu adalah Allah yang merendahkan diri sebgai manusia. Walau mereka melihat dan menyaksikan betapa Yesus mempunyai kuasa Ilahi, namun mereka tetap menolak untuk tetap tidak percaya. Karena apa yang disampaikan oleh Yesus tidak sesuai dengan ajaran dunia.

Dunia sekarang ini telah memberikan kemudahan serta kenikmatan yang luar biasa. Kenikmatan dan kenyamanan itu berdampak bahwa ajaran Yesus sangat tidak membumi. Oleh karena itu banyak orang menolak dan bahkan yang sudah mengikuti-Nya, pelan-pelan mulai meninggalkan-Nya.

Banyak orang tidak melihat atau memang tidak tahu bahwa Yesus itu sungguh Allah dan sungguh manusia. Ia telah diberi kuasa untuk surga dan bumi. Dengan kata lain, Yesus adalah penguasa atas seluruh kehidupan ini, dan tidak ada allah yang lain.

Oleh karena itu, Yesus mendorong kepada para pendengar-Nya untuk berkelakuan yang layak guna menantikan kedatangan-Nya.

Memang Yesus akan datang dalam waktu yang singkat yakni sewaktu kita merayakan Natal. Natal adalah peringatan hadir-Nya Sang Mesias yang ditunggu-tunggu banyak orang. Ia datang dalam segala kesederhaan-Nya. Ia ingin memberikan keteladanan kepada manusia. Namun manusia tidak sepaham dengan apa yang dilakukan atau dicontohkan oleh Yesus.

Sebentar lagi kita semua akan memasuki masa Adven (penantian), di mana pada waktu itu kita mempersiapkan diri dengan pertobatan untuk menyambut kedatangn Kristus. Kedatangan Kristus pada masa Natal, memang berbeda dengan kedatangan Kristus yang kedua dalam segala kemuliaan-Nya.

Kedatangan Yesus pada malam Natal adalah pewartaan khabar gembira tentang Emmanuel = Tuhan beserta kita. Tuhan beserta kita dimaknai dengan banyaknya mukjizat yang dibuat oleh Yesus, Selain mukjizat, ajaran dan sabda-Nya yang penuh kuasa, membuktikan bahwa sabda-Nya adalah kebenaran. Bahkan Yesus sendiri mengatakan:”Aku lah jalan, kebenaran dan hidup” (Yoh 14:6).

Penolakan, penganiayaan, bencana alam yang mengerikan akan menyertai akhir zaman di mana Kristus akan datang dalam kemuliaan-Nya. Kehadiran yang kedua ini merupakan pengadilan umum terhadap orang hidup dan mati. Pengadilan terakhir itu akan dipisahkan dalam dua kelompok yakni kambing dan domba. Kelompok kambing adalah mereka yang menolak Yesus, dan kelompok domba adalah mereka yang percaya akan Yesus sebagai Allah dan sebagai manusia.
Bagaimana anda. Jawablah dengan nurani yang paling dalam.
Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Doa,

Ya Bapa, Engkau selalu menjagai diriku dari bahaya yang mengancam hidupku. Semoga dari hari ke hari aku semakin menyadari akan kehadiran-Mu dalam diriku dan sesama, melalui Yesus Kristus, Tuhan dan pengantaraku, amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.