Kuasa Doa:”Katakanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh”.

Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari Injil Lukas 7:1-10, dengan thema:”Katakanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh”. Thema ini diangkat dari kisah Yesus dalam perjalanan ke kota Kapernaum. Waktu itu datanglah utusan seorang perwira Romawi untuk datang kepada Yesus guna menyembuhkan hamba perwira tersebut. Ketika mendekati rumah perwira itu, lagi-lagi utusan perwira untuk mencegah Yesus datang ke rumah perwira itu dengan mengatakan:”Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku merasa tak layak menerima Tuan dalam rumahku. Sebab itu aku juga merasa tidak pantas datang sendiri mendapatkan Tuan. Tetapi, katakanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh. Sebab aku pun seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit…”

Memdemgar itu semuanya, Yesus kagum akan dia. Sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti-Nya Ia berkata:”Di Israel iman sebesar ini pun belum pernah Kujumpai. Setelah hamba-hamba kembali ke rumah, mereka mendapati hamba itu sudah sehat kembali.

Pesan iman dan moral dari bacaan Lukas hari ini antara lain bahwa di lingkup yang disebut orang kafir (yakni bangsa Romawi) bisa juga ditemukan iman yang besar kepada Allah. Bahkan iman perwira ini jauh lebih besar dari pada orang lain, karena itu Yesus sangat memuji iman perwira ini.

Kata-kata perwira itu begitu hebatnya bahkan dipakai sebagai doa Gereja sebelum menerima Komuni kudus yang berbunyi:” Ya Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang kepada saya, katakanlah sepatah kata saja, maka saya akan sembuh”.

Hari ini Gereja memperingati 2 tokoh Gereja yang sama-sama hebat, suci, rendah hati dan sama-sama martir. Mereka ini adalah st. Kornelius, paus dan martir (thn 253) dan st. Siprianus (thn 258). Keduanya adalah pejuang gigih akan iman Gereja yang benar, keduanya adalah pemimpin Gereja yang unggul dan disegani,dan sama-sama dibunuh sebagai martir karena iman mereka. Keduanya dirayakan bersama karena keduanya bersahabat dekat dan erat semasa hidupnya.

Salah satu landasan persahabatan bukanlah sekedar karena kecocokan hati, tapi yang lebih utama adalah kesadaran akan kasih Allah yang menghendaki agar semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan yang benar.

Bagaimana iman anda? Apakah anda juga memiliki iman seperti perwira itu. Andalah yang menjawabnya. Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.

Doa,

Bapa di surga, aku mohon curahan Roh-Mu yang kudus ke dalam hatiku, agar aku Engkau mampukan pertumbuhan imanku kepada-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantaraku, amin.


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.