(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah”.

Posted at 2 September, 2013 by Justinus on category Renungan
translation services

paus gregorius agung Renungan Kuasa Doa hari ini diambil dari bacaan Injil Lukas 4:31-37, dengan thema:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah“. Thema ini diangkat dari kisah Yesus yang mengajar di rumah ibadat pada hari Sabat. Waktu itu ada sKuasa Doa:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah”.
eorang yang kerasukan setan dan berteriak-teriak dengan Kuasa Doa:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah”.
nada keras. Setan ini berkata-kata kepada Yesus:” Hai, Engkau, Yesus dari Nazareth, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah”. Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya:”Diam, keluarlah dari Kuasa Doa:” Engkaulah Yang Kudus dari Allah”.
padanya!”.

Setan pun menghempaskan orang itu ke tanah di hadapan banyak orang, lalu keluar dari padanya, dan sama sekali tidak menyakitinya.

Atas peristiwa tersebut, banya orang takjub, alangkah hebatnya perkataan-Nya. Dengan penuh wibawa dan kuasa, Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat, dan mereka pun keluar.

Dengan peristiwa ini, maka tersiarlah khabar tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.

Apakah pesan iman dan moral dari perikopa hari ini? Ajaran Yesus penuh wibawa dan kuasa, dan bahkan roh-roh jahat pun tunduk kepada Sabda-Nya. Iblis pun tahu persis siapakah sosok Yesus itu. Namun demikian, tidak semua orang senang dengan apa yang dikerjakan Yesus. Orang Yahudi khususnya ahli kitab dan orang Farisi tidak senang dengan apa yang dikerjakan oleh Yesus. Bahkan mereka berusaha mencari-cari kesalahan dari apa yang dikerjakan oleh Yesus, dan juga para murid-Nya. Selain itu, mereka juga terus berusaha mencobai Yesus, apakah jawaban Yesus atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan tepat. Sebab kalau Yesus memberikan jawaban yang menyimpang, maka mereka mencari celah untuk menyalahkan-Nya. Dan inilah saatnya untuk menjebak Yesus dan menyalahkan-Nya.

Kalau direnungkan dengan baik, bahwa iblis pun tahu bahwa Yesus adalah sosok yang kudus dari Allah. Jadi Yesus bukan sebagaimana banyak orang ketahui hanyalah orang biasa, atau paling tinggi Dia itu nabi, utusan Allah. Dan bukan sebagaimana kita ketahui sebagai Allah yang tinggal di tengah umat-Nya.

Bahkan tidak sedikit yang mati-matian menentang Keallahan Yesus. Sebab bagaimana mungkin Yesus itu Allah atau Anak Allah, lantas siapa ibu Allah (isteri Allah). Inilah pemikiran-pemikiran para penentang-Nya. Jadi tidak logis (masuk akal), kalau Yesus itu Allah.

Terus bagaimana bahwa Yesus ini sungguh Allah atau sungguh manusia sebagaimana diimani oleh orang – orang Kristiani. Banyak pertanyaan atau mencari-cari dalam Kitab Suci (Injil) di mana didapat dalam ayat bahwa Yesus itu menyatakan Allah atau Tuhan. Ayat manakah yang mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Baik juga kita mnyajikan bahwa ada ayat dalam Kitab Suci yang secara tegas bahwa Yesus itu adalah Allah sendiri,

Beberapa ayat yang mendukung statements itu antara lain:”

Kolese 1:15 yang menyatakan bahwa Yesus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Artinya personifikasi Allah, terdapat dalam sosok Diri Yesus Kristus.

Wahyu 1: 8:” Akulah Alpha dan Omega. Yang terdahulu dan yang terakhir.

Yohanes 13:13 yang menyatakan :” Katamu benar bahwa Aku itu Guru dan Tuhan”.

Ini sekedar apologetika tentang Keallahan Yesus Kristus yang dapat dipertanggungjawabkan, karena hal itu erat kaitannya dengan Keallahan Yesus Kristus.

Dan tentu perkataan setan tadi yang menyatakan bahwa Engkaulah Yang kudus dari Allah, tentu saja mendukung pernyataan bahwa Yesus adalah Allah yag nyata dan hidup di tengah manusia. Ia menjadi manusia dari bangsa keturunan Yahudi.

“Engkaulah Yang Kudus dari Allah”, mau menggambarkan bahwa Yesus itu merupakan sosok Allah atau gambar Allah yang tidak kelihatan. Bentuk pujian iblis terhadap Yesus:”Engkaulah Yang Kudus dari Allah”, tidak melunturkan hardikan Yesus terhadap iblis yang ada di dalam tubuh pesakitan tersebut. Yesus tidak membutuhkan pujian. Barangkali kesalahan fatal dari setan itu adalah ‘ apa urusan-Mu dengan kami?’. Karena setan berusaha memisahkan hidup ciptaan dari campur tangan Allah.

Yesus dengan penuh wibawa dan kuasa mengusir setan yang menguasai seseorang. Oleh karena itu, seorang beriman yang sungguh-sungguh meyakini bahwa apa yang disabdakan Yesus adalah sabda kebenaran. Dan apa yang disampaikan sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci juga sabda kebenaran.

Gereja hari ini juga memperingati Santo Gregorius Agung, yang adalah Paus dan Pujangga Gereja. “Demi cinta akan Tuhan, tak henti-hentinya aku mengajarkan tentang Dia” (St. Gregorius Agung).

Siapakah Santo Gregorius Agung itu? Gregorius lahir di Roma sekitar tahun 540. Setelah menekuni bidang politik praktis, ia memasuki biara. Tahun 586 ia terplih sebagai Abbas di biara St. Andreas, Roma. Tak lama kemudian ia diangkat menjadi paus dan memulai karya kepausannya pada tanggal 3 September 590. Ia adalah paus pertama yang secara resmi mengumumkan dirinya sebagai Kepala Gereja Katholik sedunia. Ia menjabat sebagai paus selama 14 tahun hingga wafatnya paa 12 Maret 604. Karena karya-karya tulisannya yang berbobot, ia digelari sebagai pujangga Gereja. Meski demikian, ia tetap rendah hati dan menyebut diri sebagai ‘servus servorum Dei” (abdi para abdi Allah). Gelar itu dipakai untuk jabatan Paus hingga saat ini. Peringatannya dirayakan setiap tanggal 3 September atau 12 Maret setiap tahunnya.

Demikianlah sedikit refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Doa,

Tuhan Yesus Kristus, jadilah kekuatan bagiku dalam menghadapi bujuk rayu iblis. Berilah aku hati yang terbuka untuk menerima nasihat dan pengajaran yang menyelamatkan, meski tidak selalu menyenangkan. Terpujilah Engkau, Yang Kudus dari Allah dan Juru Selamatku, amin.







UA-43404914-1