(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa:” Begitu Besar Kasih Sayang Kami Kepadamu”.

Posted at 26 Agustus, 2013 by Justinus on category Renungan
translation services

Hari ini Kuasa Doa ingin merefleksikan bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika (1 Tesalonika 2:1-8), dengan thema:”Begitu besar kasih sayang kami kepadamu”. Injil Matius hari ini masih berbicara tentang kecaman Yesus terhadap ahli Kitab dan orang Farisi yang terus mencobai Yesus. Namun sikap mereka sungguh menyesatkan banyak orang. Oleh karena itu Yesus mengecam sikap mereka.

Hari ini Gereja juga merayakan pesta Santa Monika. Santa Monika adala ibunda Santo Agustinus. Santa Monika lahir di Tagaste, Afrika Utara, sekitar tahun 331/332. Ia menikah dengan Patrisius, seorang pemarah dan kasar seperti mertuanya. Santa Monica terus mendoakan suaminya agar ia bertobat. Ia berdoa agar kuasa Tuhan mengalir atas perilaku suaminya sehingga menjadi anak-anak Tuhan.

Santa Monica

Santa Monica

Doa Santa Monika terjawab dengan pertobatan suaminya dan akhirnya suaminya dibaptis. Doa permohonan itu dikabulkan setelah memohon kepada-Nya selama 32 tahun. Demikian pula Santo Monika juga berdoa untuk anaknya yang bernama Agustinus. Sama seperti ayahnya yang kurang lebih kafir, Santa Monika terus berdoa agar anaknya bertobat. Akhirnya setelah berdoa kurang lebih 12 tahun, Agustinus pun bertobat dan bahkan ia menjadi orang hebat. Doa yang tiada henti-hentinya dari Santo Monika baik untuk suaminya mau pun anaknya didengar oleh Tuhan.

Santa Monika telah menunjukkan kekuatan doanya dengan tiada bosan dan henti-hentinya bagi keselamatan keluarganya. Doa yang tulus dan tiada henti yang disampaikan kepada Tuhan dengan penuh iman dan kepercayaan akan sungguh berdampak. Itulah cara penghayatan kasih sayang Santa Monika bagi keluarganya dengan cara memberikan keteladanan hidup Kristiani khususnya dengan doa.

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Santa Monika ini analog dengan thema hari ini yakni “ Begitu besar kasih sayang kami kepadamu”.

Apa yang dapat kita petik dari pelayanan keluarga Santa Monika hari ini? Yang pasti adalah keteladanan dalam hal berdoa. Doa yang tulus dan penuh iman akan didengarkan oleh Tuhan. Tetapi dikabulkan atau tidak itu terserah Tuhan. Namun kita mengimani bahwa barangsiapa mencari, akan mendapat, dan barang siapa mengetuk akan dibukakan pintu”, inilah janji Tuhan sendiri. Di samping itu kesetiaan dan ketekunanlah yang memberikan buah-buahnya. Kesetiaan dan ketekunan Santo Monika sangat teruji di mana selama 32 tahun ia mendoakan suaminya agar bertobat dan mendoakan puteranya selam 12 tahun juga untuk pertobatan Santo Agustinus. Dan kita percaya buah doa dari Santo Monika untuk anaknya Santo Agustinus sungguh dijawab oleh Tuhan, akhirnya Agustinus menjadi orang hebat di dalam Gereja. Selain menjadi uskup di Hippo, ia juga sangat berpengaruh dalam theologi gereja selama berabad-abad hingga saat ini.

Inilah antara lain makna doa seorang ibu untuk keluarganya. Keteladanan Santa Monika untuk keluarga hendaknya menjadi inspirasi dalam hidup kita.

Jika anda ingin membaca kisah Santo Monikadengan lengkap, dapat dicari dalam buku “kisah orang kudus sepanjang masa’, terbitan Obor.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Doa,

Allah Bapa yang mahakasih, Engkau telah memberikan Santo Monika sebagai pelayan keluarga. Dengan doa-doanya yang tak putus-putus telah Engkau dengarkan. Biarlah ketekunan dan kesetiaanku kepada-Mu juga akan berbuah melimpah melalui Yesus Kristus, Tuhan dan pengantaraku, amin.







UA-43404914-1