(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kuasa Doa: “Celakalah Bagi Ahli Kitab Dan Orang Farisi”.

Posted at 25 Agustus, 2013 by Justinus on category Renungan
translation services

Kuasa Doa hari ini mau merefleksikan Injil Matius 23:13-22, dengan thema:”Celakalah bagi ahli kitab dan orang Farisi“. Ungkapan “celakalah” sebagaimana disampaikan oleh Yesus yang ditujukan kepada kelompok tertentu atau seseorang dimaksudkan atas keadaan yang buruk dan peringatan terhadap akibat buruk yang akan mengikutinya.

Sabda celaka pertama dari tujuh sabda celaka ditujukan kepada ahli kitab dan orang Farisi karena mereka menghalang-halangi orang masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan perlawanan mereka terhadap ajaran Yesus dan para murid.

Sabda celaka kedua mempersalahkan mereka karena usaha misioner mereka untuk mempertobatkan orang ternyata
merugikan kehidupan rohani orang.

Sabda celaka ketiga menunjuk kepada orang Farisi yang menakuti-nakuti orang yang mengucapkan sumpah atas barang-barang suci (mezbah, Bait Allah, dan Allah) dan menggeser sumpah pada hal-hal yang tidak penting (emas dari Bait Allah, persembahan di mezbah, langit). Yesus menolak usaha ini sebagai kasus-kasus yang menggelikan.

Inilah tiga sabda celaka dari tujuh sabda celaka yang ditegaskan oleh Yesus.

Sesuai dengan thema hari ini yakni ‘celakalah bagi ahli kitab dan orang Farisi’, dimaksudkan Yesus memberi peringatan kepada seseorang atau kelompok yang menghalangi untuk datang kepada Yesus dan mendengarkan ajaran-Nya. Dengan demikian mereka ini menjadi batu sandungan bagi keselamatan seseorang. Tentu saja peringatan itu tidak semata-mata kepada ahli kitab dan orang Farisi saja, tetapi juga kepada mereka yang semacam ahli kitab dan orang Farisi.

Yesus adalah sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan (Kol 1:15), jalan menuju kepada Allah hanya melalui Diri-Nya sebagaimana disabdakan-Nya:”Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Orang tidak akan sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku” (Yoh 14:6).

Dengan kata lain, jalan menuju Kerajaan Allah melalui Yesus adalah jalan yang paling pas. Yesus telah membukan jalan untuk menuju Kerajaan Allah bagi siapa saja, walau mungkin “tersedia” sarana jalan yang lain. Tapi bagi Yesus, yang adalah Tuhan da manusia, telah memberikan keteladanan hidup untuk menuju surga. Akhirnya terserah kepada kita untuk menentukan pilihan hidupnya, apakah melalui Yesus sebagai jalan, kebenaran dan hidup, atau memilih cara lain. Sebuah pilihan yang benar dan tepat berakibat positif, sementara menetukan pilihan lain sungguh akan merugikan kita. Oleh karena itu seperti kata Yesus hendaklah yang mempunyai telinga, mendengarkan.

Pesan iman dan moral dari thema hari ini adalah jangan membuat batu sandungan bagi seseorang untuk datang kepada Yesus. Karena dengan demikian, hal buruk akan menimpa mereka.

Bagaimana anda? Apakah anda sudah memilih dan menentukan jalan hidupnya dengan benar. Andalah yang menjawabnya.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.

Doa:

Allah Bapa yang mahakasih, aku mohon kepada-Mu, agar aku Engkau jadikan alat-Mu untuk membawa orang kepada-Mu, agar ia memperoleh bagian dari Kerajaan-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan pengantaraku, amin







UA-43404914-1